SIGLI – Bupati Pidie Sarjani Abdullah mendapatkan piagam Kawastara Pawitra di Menteri Pendidikan Republik Indonesia untuk tahun 2016. Piagam tersebut diserahkan langsung Mendikbud Muhajir Efendi.

Penghargaan Kawastara Pawitra diberikan untuk Pemerintah daerah yang berkomitmen menyiapkan Kepala Sekolah (Kepsek) dengan melibatkan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kemendikbud RI.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthallamuddin kepada portalsatu.com Selasa 18 Oktober 2016 mengatakan berdasarkan penilaian dari tim dari kementerian pendidikan. Kabupaten Pidie selama ini dalam menyiapkan Kepsek mengikuti acuan penilaian Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 28 Tahun 2010 Tentang jabatan Kepala Sekolah. 

“Alhamdulillah, selama ini kita komit mengikuti aturan Kemendikbud dan berdasarkan arahan bapak Bupati. Sehingga Bupati Pidie dinilai berhasil dalam menjalankan program sesuai aturan,” terang Murthallamuddin.

Dalam kesempatan itu Kadis Pendidikan menjelaskan LPPKS adalah lembaga negara dibawah Kemendikbud yang khusus mendidik Kepala Sekolah seluruh Indonesia. Bagi Kepsek yang lulus dan selesai pendidikan di lembaga itu akan dikeluarkan Nomor Urut Kepela Sekolah (NUKS).

“Yang mendapat penghargaan adalah daerah yg mematuhi dan berupaya mewujud kepla sekolah sesuai permendikbud ini. Salah satunya kita termasuk,” aku Murthalla.

Acara penyerahan dilaksanakan di Solo, Sabtu lalu untuk mendorong pencapaian dengan tidak lagi mengangkat Kepsek yang belum punya NUKS atau belum lulus seleksi LPPKS.

“Karena Bupati tidak bisa hadir, piagam itu diserahkan kepada saya untuk diteruskan kepada Bupati.

Dalam kesempatan itu Kadis juga menjelaskan untuk tahun ini ada sekitar 160 guru ikut mendaftar dan sedang proses seleksi administrasi. Untuk seleksi dan pendidikan calon Kepsek bisa digunakan sumber dana APBK juga bisa secara mandiri.[]