MEUREUDU – Bus pengangkut rombongan marching band asal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, BL 7025 DB yang dikemudikan oleh Ismuha M Husen (48), Minggu (1/5/2016) bertabrakan dengan Sepeda Motor (Sepmor) jenis Jupiter MX tanpa nopol yang dikendarai Mudasir bin Zainuddin (16) bersama rekan boncenganya sekira pukul 05.00 WIB.

Akibat tabrakan itu, pengendara Sepmor yang juga tercatat sebagai pelajar, Mudasir (16) bersama rekan boncengan yang sama-sama berasal Gampong Jeulanga Barat, Kecamatan Bandar Dua tanpa Indentitas meninggal dunia ditempat.

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH didampingi Kasatlantas, AKP Mawardi SE kepada Serambinews.com, Minggu (1/5/2016) mengatakan, insiden merengut nyawa tersebut persis terjadi di ruas jalan negara atau tepatnya di Gampong Reudeup, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya.

“Dua warga Gampong Jeulanga Barat, Bandar Dua kala itu meninggal di tempat kejadian perkara,”sebut Muhajir.

Dikisahkan, pada hari naas itu, mobil Bus sekolah milik pemerintahan kabupaten Aceh Timur, BL 7025 DB dengan jumlah rombongan grop marcin band yang berjumlah 31 orang melaju dari arah Medan menuju B Aceh dengan membawa. Sementara sepmor Jupiter MX tanpa Nopol tidak diketahui melaju dari B Aceh menuju arah Medan.

Setiba di TKP, sepmor tersebut melaju ketengah badan jalan. Laju kendali sepmor tak terkontrol dan sektika itu, langsung bertabrakan sehingga sepmor tersangkut dibagian depan mobil bus hingga terseret beberapa meter badan jalan. Sang sopir juga panik sehingga laju mobil bus pun hilang kendali dan terbalik dipinggir ruas jalan.[] sumber: serambi indonesia