SUBULUSSALAM – Harga cabai merah yang dipasok dari Kabanjahe dan Sidikalang, Sumatera Utara ke pasar tradisional Kota Subulussalam kembali naik dari Rp80 ribu perkilogram menjadi Rp85 ribu perkilogram atau naik sekitar Rp5 ribu sejak beberapa hari terakhir.

“Iya pasokan cabai merah ke pasar ini masih sangat terbatas, makanya harga semakin mahal,” kata pedagang sayur Cime Liana kepada wartawan, Sabtu 5 November 2016.

Ia mengatakan padahal harga cabai merah pada Selasa 1 November lalu masih berkisar Rp80 ribu perkilogram, namun akibat stok terbatas bumbu dapur ini kembali naik Rp85 ribu sejak Jumat 4 November 2016.

Kondisi ini dikeluhkan para ibu rumah tangga yang saban hari datang ke pasar untuk berbelanja berbagai keperluan dapur. Sangat jarang ada pengunjung membeli satu kilogram,  kebanyakan mereka mengambil seperempat Rp23 ribu perkilogram.

“Karena cabai mahal, rata-rata ibu rumah tangga beli seperempat. Kalau cabai rawit masih Rp40 ribu perkilogram, karena banyak stok di sini,” katanya.

Cime Liana menyebutkan biasanya harga cabai merah, bawang merah dan beberapa jenis barang lainnya kembali normal pada hari pekan yakni minggu.

“Kalau hari minggu biasanya harga kembali normal karena banyak masuk barang dari Kabanjahe dan Sidikalang. Pedagang banyak berjualan ada di lokasi pasar lama Jalan Malikussaleh dan ada juga di pasar baru di Kampung Subulussalam Utara,” katanya.[]