LHOKSEUMAWE – Anggota DPR Aceh, Azhari alias Cage menyerahkan bantuan untuk korban banjir di sejumlah gampong dalam tiga kecamatan di Aceh Utara, Jumat, 5 Januari 2018, sore hingga malam. Cage menumpang rubber boat (perahu karet)–mengarungi banjir yang tampak seperti laut–untuk mengantar bantuan ke beberapa gampong di Kecamatan Pirak Timu.

Didampingi Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase, Tgk. Zulkarnaini Hamzah, Cage mulanya membawa bantuan ke Kantor Camat Tanah Luas. Cage menyerahkan bantuan kepada camat untuk diteruskan kepada masyarakat korban banjir di sejumlah gampong dalam Kecamatan Tanah Luas. Cage lantas menyerahkan bantuan untuk masyarakat korban banjir di sejumlah gampong dalam Kecamatan Matangkuli.

Dipandu oleh Camat Pirak Timu, Ismuhar, Cage kemudian datang ke Gampong Rayek Pange. Mulanya, Cage membagi-bagikan sejumlah makanan ringan kepada kaum ibu dan anak-anak gampong itu.

Dari Rayek Pange, sekitar pukul 18.20 WIB, Cage bersama Tgk. Zulkarnaini Hamzah, Camat Ismuhar, Danramil Pirak Timu, Kapten Edi Wijaya dan Kapospol setempat, Iptu Heri, menumpang tiga perahu karet, mengantar bantuan ke Gampong Trieng Krueng Kreh dan sekitarnya. Tiga perahu bermesin itu mengarungi banjir yang tampak seperti laut. Sejak Rabu lalu sampai Jumat malam, Trieng Krueng Kreh dan sekitar tujuh gampong lainnya masih terisolasi akibat banjir. Setelah mengantar bantuan, Cage bersama rombongan tiba kembali di Rayek Pange, sekitar pukul 20.00 WIB.

Cage kemudian menyerahkan bantuan untuk beberapa gampong lainnya di Kecamatan Pirak Timu. Lalu, Cage singgah ke dayah Abu Matangkeh, Pirak Timu, yang juga mengalami dampak banjir.

“Kita bekerja sama dengan KPA Wilayah Pase, BPBA, dan Dinas Sosial Aceh, menyerahkan bantuan kepada masyarakat musibah banjir di Kecamatan Tanah Luas, Matangkuli, dan Pirak Timu. Bantuan berupa 26 sak beras, 50 kardus mi instan, sarden, makanan siap saji, peralatan dapur, terpal, dan kebutuhan lainnya,” kata anggota DPRA dari Daerah Pemilihan Aceh Utara dan Lhokseumawe itu.

“Ini ada bantuan pribadi, dan juga bantuan dari KPA Pase, Dinsos Aceh dan BPBA yang kita koordinasikan kemarin sore (Kamis), sehingga terkumpul bantuan yang kita serahkan pada sore sampai malam ini,” ujar Cage, Jumat malam.

Menurut Cage, di Kecamatan Pirak Timu, ia menyerahkan bantuan untuk masyarakat korban banjir di lebih 10 lokasi. Sedangkan di Kecamatan Matangkuli, kata Cage, diserahkan bantuan bagi masyarakat korban banjir di Gampong Parang Sikureung, Meunasah Meuria dan Teumpok Barat.

Cage meminta Pemkab Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan, para camat dan kepala Puskesmas setempat terus memantau kondisi kesehatan masyarakat korban banjir. “Kita siap menyalurkan bantuan obat-obatan yang dibutuhkan, tergantung perkembangan informasi yang disampaikan masyarakat. Seperti pascabanjir Desember lalu, kita turun membawa obat-obatan, berkoordinasi dengan Dinkes provinsi maupun Aceh Utara dan Puskesmas,” katanya.

Laporan diterima Cage dari masyarakat di Pirak Timu, banjir merusak sejumlah infrastruktur seperti jalan dan saluran irigasi, merendam sawah, kebun, dan usaha perikanan air tawar. “Ini perlu perhatian Pemkab Aceh Utara dan Pemerintah Aceh,” ujar Cage

Cage menambahkan, pihaknya di DPRA terus memantau kabupaten/kota yang dilanda banjir. “Hari ini kita tidak sekadar mengantar bantuan masa panik, tetapi juga menerima saran dan masukan masyarakat tentang kendala dan akibat-akibat (penyebab) sehingga banjir ini terjadi,” katanya.

Camat Pirak Timu, Ismuhar, mengatakan, delapan gampong masih terendam banjir. “Logistik sudah kita salurkan sebagian besar ke semua gampong tersebut. Sisanya, besok pagi (Sabtu) akan kita salurkan lagi,” ujar dia, Jumat malam.[](idg)