LHOKSEUMAWE – Camat Dewantara Drs. Amir Hamzah meraih juara pertama lomba Peuratep Aneuk Do Da Idi yang diadakan Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Utara, di aula kantor bupati setempat, Rabu-Kamis 20-21 April 2016.
Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih pejabat dari Kesbangpol dan Camat Pirak Timu. Masing-masing pemenang mendapatkan piala dan uang pembinaan.
Pemenang ini kita umumkan seusai mendapatkan kepastian para dewan juri yang telah menilai para peserta terkait tata cara melantunkan syiar-syiar dalam Peuratep Aneuk, kata Amirullah, Ketua MAA Kabupaten Aceh Utara.
Menurut Amirullah, kegiatan ini baru perdana dilakukan pihaknya, dan akan terus berlanjut dengan rutin tiap tahunnya, sehingga nantinya bisa melestarikan kembali tradisi budaya Aceh yang sudah hampir punah di kalangan masyarakat.
Lomba Peuratep Aneuk ini khusus kepada 70 orang SKPK Aceh Utara (diundang sebagai peserta), namun yang ikut berpartisipasi hanya 11 peserta, sedangkan lainnya tidak tampil, tambah Amirullah. “Selain kegiatan ini, MAA juga mengadakan lomba karya ilmiah dalam bahasa Aceh untuk pelajar tingkat SMA sedejarat”.
Sementara Camat Dewantara Amir Hamzah yang mendapatkan juara pertama lomba Peuratep Aneuk berterima kasih kepada semua pihak, sehingga dirinya bisa tampil dalam kegaiatan ini karena berkeinginan membangkitkan kembali atau melestarikan budaya Aceh yang sudah langka di kalangan masyarakat saat ini.
Saya sendiri mengakui selama ini sudah banyak alat canggih yang digunakan untuk mengayunkan anak. Tekad saya, dengan adanya kegiatan seperti ini mari sama-sama masyarakat saling bahu-membahu untuk melestarikan lagi budaya yang hampir pudar, sebut Amir yang juga mantan Kabag Humas Pemkab Aceh Utara.
Amir menilai dari prosesi Peuratep Aneuk banyak mengandung makna dan kebaikan berbentuk nasihat kepada anak-anak yang ditanamkan sejak dalam ayunan sehingga menjadi bekal kehidupannya saat dewasa kelak. [](tyb)



