Semua orang tidak lagi mampu menghindari pemakaian gadget, terutama ponsel. Apalagi kini nyaris semua aktivitas bergantung pada teknologi.

Menurut Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana, paparan gadget sangat tinggi dialami usia 15 tahun hingga 20 tahun ke atas, di mana mereka mulai belajar mengeksplorasi diri.

” Usia tersebut tergolong sebagai age possibilities, mereka bisa jadi apa aja,” ujar Vera dalam acara press conferenceMarina Edukasi Perempuan Muda Taklukkan Tantangan di Era Digital, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2019.

” Dan media sosial itu memenuhi kebutuhan mereka semua untuk berekspresi, menunjukkan kemampuan serta melihat berbagai kemungkinan,” tambah dia.

Namun, pemakaian gadget memiliki dampak positif dan negatif bagi seseorang. ” Positifnya, seseorang bisa bebas berkarya dan melihat konten inspiratif atau menyerap informasi serta memperluas pergaulan,” tutur Vera.

Jika berlebihan, penggunaan gadget bisa mengurangi produktivitas, menyebabkan gangguan tidur, meningkatkan kecenderungan perbandingan sosial, sulit konsentrasi saat belajar, dan hasil kerja maupun nilai juga bisa menurun.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap hal tersebut akibat bermain gadget secara berlebihan.

Oleh karena itu, dibutuhkan pengawasan dan kesadaran pribadi untuk bisa mengontrol waktu maupun penggunaan gadget setiap hari.

” Yang penting offline dan online harus seimbang. Membuat peta aktivitas. Pemakaian gadget enggak boleh ganggu tidur, makan tiga kali sehari dan waktu bergaul,” ungkapnya.

Vera juga menyarankan untuk menghindari paparan gadget dua jam setelah bangun tidur dan satu jam sebelum tidur malam. ” Dan jangan lupa fokus pada hal positif di medsos,” tutupnya.[]

Selengkapnya baca di klik di sini dream.co.id