BANDA ACEH Selama 156 hari sejak 14 Januari hingga 31 Desember 2016 mendatang, Pomdam Iskandar Muda akan menggelar operasi penegakan dan penertiban dan Yustisi kepolisian militer tahun 2016 di kalangan TNI.
Operasi ini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan TNI. Termasuk mencegah terjadinya disharmoni antara prajurit TNI dengan Polri, dan dengan masyarakat. Operasi ini juga untuk meningkatkan kepatuhan pada peraturan dan tata tertib bagi prajurit dan PNS di lingkungan TNI.
Pelaksanaan awal gelar operasi Yustisi tahun 2016 di Kodam Iskandar Muda ini ditandai dengan upacara resmi yang dipimpin Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto di Lapangan Blang Padang, Kamis, 14 Januari 2016.
Melalui operasi Gaktib dan Yustisi TA 2016, Polisi Militer TNI bertekad meningkatkan disiplin, loyalitas, moralitas dan kepatuhan hukum prajurit guna mewujudkan TNI yang kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat, kata Pangdam.
Pada kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan arahan Panglima TNI agar memiliki kesamaan persepsi dalam tugas operasi ini.
Dan minimal harus memiliki tiga kapasitas yakni melalui pedoman kebijakan pimpinan TNI dalam setiap perumusan program, kegiatan dan pelaksanaan tugas.
Pangdam juga menyampaikan agar menciptakan metode pembinaan, penegakan hukum, disiplin dan tata tertib, baik dengan sesama Polisi Militer angkatan maupun dengan lembaga penegak hukum lain¬nya, untuk menghindari kesalahpahaman dan jangan bersikap arogan di lapangan.
Panglima TNI juga menekankan agar meningkatkan profesionalisme prajurit Polisi Militer TNI, khususnya penguasaan, pemahaman dan penghayatan aturan hukum yang merupakan substansi penting dalam upaya penegakan hukum di lingkungan TNI. Operasi ini digelar serentak di tanah air.[] (ihn)



