LHOKSEUMAWE Calon Bupati Aceh Utara nomor urut 1 Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad mengklaim meraih kemenangan hasil Pilkada 2017.
Insya Allah, kita sudah menang, ujar Cek Mad didampingi tim Partai Aceh (PA) Aceh Utara Halim Abe, Ketua Partai Gerindra Aceh Utara Teuku Asmoni Alwi (parnas pendukung), dan M. Yusuf Ismail Pase (tokoh masyarakat dan sahabat Cek Mad) saat konferensi pers di sebuah warung di Lhokseumawe, Kamis, 16 Februari 2017.
Sikap optimis meraih kemenangan tersebut, kata Cek Mad, berdasarkan data hasil hitung cepat internal tim pemenangan, karena PA menempatkan saksi di semua TPS saat pemungutan dan penghitungan suara, Rabu (kemarin). Hal itu, kata dia, diperkuat dengan data diperoleh Desk Pilkada Aceh Utara, juga hasil komunikasi tim pemenangannya dengan pihak kecamatan-kecamatan.
Cek Mad menyebut ia unggul dengan selisih sekitar 15 ribu suara di atas cabup yang memperoleh suara terbanyak kedua. Hasil akhirnya (final) tentu saat pleno KIP nanti. Karena itu, kita bersama tim terus mengawal suara rakyat ini sampai pleno KIP, jangan dikurangi dan jangan ditambah, katanya.
Ia mengimbau seluruh tim pemenangan dan simpatisan PA agar tidak terpancing atau terprovokasi jika muncul aksi dalam bentuk apapun dari pihak calon lainnya. Kepada semua tim dan simpatisan di lapangan agar tetap tenang dan menjaga suasana damai, ujar Cek Mad.
Cabup petahana ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh Utara. Yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk kembali memimpin kabupaten ini. Tentu masih banyak pekerjaan yang perlu kita lakukan, mudah-mudahan ke depan Aceh Utara lebih bagus lagi, kata Cek Mad.
Cek Mad menyatakan ia tetap akan merangkul semua pihak untuk membangun Aceh Utara ke depan termasuk para cabup/wabup lainnya.
Ia menilai pelaksanaan Pilkada Aceh Uatar 2017 berjalan dengan baik. Kita apresiasi semua pihak terkait yang telah menyukseskan pilkada ini, sehingga berjalan aman, damai dan lancar, ujar Cek Mad.
M. Yusuf Ismail Pase juga menilai Pilkada 2017 yang secara umum berlangsung dalam suasana kondusif menunjukkan kedewasaan berdemokrasi masyarakat Aceh Utara dan kabupaten/kota lainnya di Aceh. Masyarakat semakin cerdas dalam berdemokrasi, tentu ini patut kita syukuri, kata pengacara senior di Aceh ini.[](idg)


