BANDA ACEH – Gempa 5,5 Skala Richter yang berpusat di Pidie Jaya dini hari tadi membuat masyarakat setempat panik. Pasalnya, trauma karena gempa 7 Desember 2016 lalu masih sangat membekas bagi warga Pidie Jaya.
Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya Nasir, mengatakan gempa tersebut membuat masyarakat panik karena gempa yang terjadi lebih dari sekali. Keadaan panik lantas membuat masyarakat berlarian sehingga ada yang jatuh dan terluka ringan.
“Ada 5 korban luka ringan tapi bukan karena tertimpa reruntuhan tapi karena ada yang terjatuh saat berlari,” ucal Nasir saat dihubungi portalsatu.com, Kamis, 16 Februari 2017 via seluler.
Ia mengatakan ada satu rumah yang roboh, satu korban luka sedang, dan lima korban luka ringan. Saat ini keadaan di Pijay sudah kondusif dan aman. Namun, saat terjadi gempa tadi malam masyarakat masih trauma dan tak berani tinggal di dalam rumah.
“Masyarakat masih trauma akibat gempa sebelumnya tapi sekarang keadaan sudah kondusif kembali,” ucap Nasir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang terasa hingga ke Banda Aceh dan Aceh Besar ini berada di Lokasi 5.18 LU, 96.19 BT (2 km Barat Laut Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sementara kedalaman gempa berada di 14 Km. Gempat terjadi pada pukul 02:47 WIB.[]


