IDI RAYEK – Fenomena Gerhana Matahari juga terlihat di kawasan pantai timur Aceh, tepatnya di Pantai Kuala, Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Rabu, 9 Maret 2016.
Amatan portalsatu.com, awalnya fenomena gerhana di wilayah itu tidak terlihat karena diselimuti awan mendung. Baru pada pukul 07.00 WIB gerhana terlihat hampir 70 persen.
Fase gerhana matahari tersebut berlangsung selama lebih kurang satu jam 40 menit.
Sulaiman, salah seorang nelayan yang ditemui portalsatu.com di lokasi mengatakan, dampak gerhana sangat jelas terlihat dari laut.
“Sebelumnya tadi kami beberapa teman di laut melihat jelas dari pertama mulai gerhana, kalau di tengah sana nggak nampak mendungnya,” katanya.
Dia mengakui, sempat ketakutan saat melihat fenomena alam itu sehingga dia bersama temannya memutuskan berhenti untuk melaut. Ketakutan itu karena Sulaiman belum pernah melihat peristiwa seperti ini sebelumnya.
“Kamoe ka poh 03 .00 beungoh bunoe ka lam laôt, phôn wat?e takalon yoeteuh han tom takalon lag?enyan, teuman pue tadong lom yoeteuh, jadi tawoe ju (kami sejak pukul 03.00 sudah di laut, awalnya ketakutan karena belum pernah melihat fenomena ini, untuk apa tetap di laut, takut kita, jadi ya pulang saja),” ucap Sulaiman.
Foto-foto di atas merupakan foto gerhana matahari yang diabadikan portalsatu.com di Kuala Idi Cut pagi tadi.[](ihn/*sar)

