Karya: Taufik Sentana*
Cinta dan Penderitaan
Keduanya adalah paradoks
dalam keheningan makna.
Klimaks dari keutuhan cinta
yang menari di atas jemariNya.
Cinta dan penderitaan
bukanlah kengerian
bila matamu memandang tujuanNya.
Kita hanyalah helaian kisah dengan sekalian hikmah hikmah.
Kita tak menghitungnya
bagai dua tambah dua
yang menjadi empat.
Spiritualitas Puisi
Kata Iqbal di Pakistan,
puisi dengan kejujuran bertuhan
bagai serpihan risalah kenabian,
menyuarakan kebenaran,
kesendirian tanpa ketakutan
sebab jiwamu telah disimpul keabadian.
Seribu Kerelaan
tanpa ini
engkau akan meminta
kepadaNya
berupa rezeki
tanpa kerja
dan bersusahan.
lalu kau dapati dirimu
tertuduh mencuri di pasar
hingga mendekam di penjara,
yang di dalamnya keperluanmu dipenuhiNya jua, tanpa kerja.
setelah ini, apakah engkau rela?[]
*Dalam Antologi Puisi puisi Inspiratif Sepanjang Hari, 2020.


