Cinta yang Memabukkan Menawan
Karya: Thayeb Loh Angen*
Cinta telah memabukkan para penyair dan manusia bumi, lebih daripada anggur dan selir memabukkan para raja
Cinta menawan hati seperti pemenang perang menawan prajurit yang kalah. Tidak ada yang berdaya dalam tawanannya.
Cinta selalu datang bersama sembilu
Engkau senantiasa mesti menggenggamnya dengan lembut, hati hati, dan penuh penerimaan
Atau sembilu akan melukai hatimu dan hati yang engkau cintai
Cinta menjadi kekuatan terbesar, tetapi di waktu lain cinta serapuh kerupuk
Cinta membuat Mehmet Al Fatih menaklukkan Konstantinopel
Cinta telah menghapus peta negara penguasa Atilla, Aleksander, Julius Caesar dan Cleopatra.
Cinta yang terpelanting akan merusak sedalam dendam Iblis pada Adam
Cintalah yang menewaskan Habil
Ada cinta di balik perang, bukan cinta para tentara dengan keluarga dan kawannya, tetapi cinta lain yang mematikan.
Cinta lebih tua daripada akal
Oleh karena itu, cinta yang didampingi akal kebijaksanaan, adalah cinta yang indah.
Thayeb Loh Angen,
Teluk Samawi (Lhokseumawe),
9 Agustus 2020
*Budayawan.





