BLANGKAJEREN – Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues kembali menghentikan proses belajar mengajar di Kecamatan Pantan Cuaca dan Kecamatan Blangkejeren, setelah adanya peningkatan kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) di dua kecamatan tersebut. Sebelum pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di dua kecamatan itu sudah diizinkan kembali melakukan belajar tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Anwar, Senin, 24 Agustus 2020 mengungkapkan, dirinya sudah menandatangani surat keputusan terkait seluruh sekolah SMP dinon-aktifkan belajar di sekolah, dan langkah selanjutnya harus belajar secara online atau belajar di rumah dengan diawasi oleh guru dan wali murid.

“Ini semua kita lakukan berdasarkan hasil keputusan yang dikeluarkan tim Gugus Kabupaten Gayo Lues, jadi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, untuk sementara sekolah SMP belajar dari rumah, sedangkan SD dan TK memang belum belajar tatap muka di sekolah,” katanya.

Jika Gayo Lues tetap berada di zona hijau kata Kadis Pendidikan, untuk sekolah SMP jadwal masuk sekolahnya tanggal 13 Juli 2020, SD tanggal 14 September 2020, dan TK  November 2020. Namun setelah berubah dari zona hijau, maka jadwal masuk sekolah akan dibahas kembali oleh tim Gugus.

“Mengenai kendala belajar secara online memang betul diasebabkan oleh jaringan internet di Gayo Lues masih belum maksimal, tapi kami sudah memerintahkan kepada masing-masing guru melakukan pengawasan belajar terhadap anak, seperti membuat materi belajar, ada bukti kunjungan disertai foto, ada tanda tangan wali murid bahwa gurunya sudah berkunjung mengajar,” jelasnya.[]