LHOKSUKON – Akibat angin kencang, hujan deras hingga gelombang tinggi di perairan Aceh Utara sejak lima hari terakhir membuat para nelayan takut melaut. Dampaknya, minimnya pasokan ikan mengakibatkan harga segala jenis ikan naik drastis.

“Sejak lima hari terakhir cuaca di Aceh Utara dan sekitarnya sangat buruk. Para nelayan yang ingin melaut terpaksa urung diri karena ombak tinggi,” kata Panglima Laot Aceh Utara, Ismail Insya, kepada portalsatu.com, Senin 5 Desember 2016.

Ismail menambahkan kondisi tersebut sangat berpengaruh dengan daya jual para pedagang ikan.

“Nelayan tidak bisa melaut. Untuk saat ini para pedagang ikan hanya menjual ikan- ikan yang telah dibeli pada nelayan sewaktu cuaca baik. Kalaupun ada lain, ikan nya di pasok dari Medan, Sumatera Utara,” tambah Ismail.

Ismail mengaku saat ini hanya nelayan yang pakai pukat darat aja melaut walau ikan nya sedikit.

“Saya mengimbau jika ada nelayan yang nekat hendak melaut agar menyiapkan peralatan seperti GPS dan pelampung. Cuaca sangat buruk di laut,” sebut Ismail.[]