Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaMadonna Kumpulkan US$7,5...

Madonna Kumpulkan US$7,5 Juta dari ‘Mencela Donald Trump’

NEW YORK – Madonna punya ‘cara lain’ untuk menghasilkan uang: mengkritik Donald Trump. Berkat berkali-kali mencemooh sang presiden terpilih untuk Amerika Serikat itu, Madonna mampu meraup lebih dari US$7,5 juta atau Rp101 miliar untuk yayasan miliknya, Raising Malawi.

Kritikan itu dilontarkan Madonna di atas panggung Miami, untuk sebuah acara pelelangan di mana dirinya juga tampil. Selain menyanyikan lagu Toxic milik Britney Spears, Madonna juga melontarkan humor-humor buruk tentang Trump. Ia bahkan mengaku malu jadi orang Amerika.

Saat menyanyikan lirik, “You know that you are toxic” Madonna menampilkan gambar Trump di belakangnya. Semakin meyakinkan bahwa lagu ‘racun’ itu memang ditujukannya untuk Trump.

Di atas panggung ia juga bercerita, ia pernah berada di atas tempat tidur Trump. Tentu bukan sebagai salah satu ‘korban’ sang miliuner. Saat itu Madonna sedang dalam pemotretan untuk majalah. Trump sendiri sedang tidak berada di rumahnya ketika Madonna pemotretan.

Kata Madonna, ia merasakan sendiri berada di atas spreinya yang murah. “Itu tidak mungkin katun Mesir, karena kita semua tahu bagaimana perasaannya tentang Muslim, bukan?” ujarnya.

Ia juga berbicara soal kondisi orang Indian asli Amerika. Sang pelantun Like a Virgin geram mengapa tanah mereka ‘dirusak.’ “Itu benar-benar membuat malu saya. Malu sebagai orang Amerika, malu sebagai manusia. Sungguh,” tuturnya dengan penuh penekanan.

Selain mencela Trump, mengutip The Guardian, Madonna juga mempersembahkan pertunjukan kabaret bertajuk ‘Tears of a Clown,’ yang baru pertama dipentaskan tahun ini di Australia.

Madonna pun melelang koleksi seni pribadinya dalam acara itu, termasuk cetakan Tracey Emin yang terjual seharga US$550 ribu dan tiga foto hasil karya fotografer Herb Ritts saat hari pernikahannya dengan Sean Penn pada 1985. Foto-foto itu terjual seharga US$230 ribu.

Acara nan meriah di tengah kegiatan Art Basel Miami Beach itu juga menyuguhkan lelang lukisan Damien Hirst, penampilan sulap khusus dari David Blaine, dan kesempatan tinggal di rumah Leonardo DiCaprio di Palm Spring selama sepekan. ‘Tiket’ itu terjual US$140 ribu.

Para pengunjung yang datang kebanyakan kolektor seni dan selebriti. Itu merupakan pesta seni terbesar di Amerika Utara, di mana pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar US$5 ribu. Terlihat ada DiCaprio, Chris Rock, Dave Chappelle, Courtney Love, dan James Corden.

Yayasan Malawi yang digagas Madonna dan berperan besar dalam malam itu, merupakan bentuk kepedulian sang penyanyi terhadap pendidikan anak tak mampu di Malawi. Ia sendiri punya satu anak adopsi yang yatim piatu dari sana, bernama David, yang kini berusia 11 tahun.

Itu terjadi lebih dari satu dekade lalu. David mengalami pneumonia dan malaria, ibunya meninggal saat melahirkan. Saudara-saudara kandungnya juga meninggal. Ia sebatang kara.

“Saya sadar saya termasuk salah satu yang beruntung,” kata David yang hadir di acara itu.

Dalam kesempatan itu juga, selain mencela Trump dan melelang barang, Madonna menyuguhkan video tentang Malawi. Ia meminta bantuan tetamu yang hadir untuk membangun unit intensif serta operasi pediatri di sebuah rumah sakit di sana. Para pengunjung pun tersentuh.[]Sumber:CNN Indonesia

Baca juga: