LHOKSEUMAWE – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Kota Lhokseumawe akan menyerahkan surat pernyataan yang dibuat KPA Daerah I Tengku Thjik di Paloh, yang menolak Yusuf Muhammad sebagai bakal calon (balon) wakil wali kota Lhokseumawe mendampingi Suaidi Yahya, ke Majelis KPA Wilayah Pase.
Ketua DPW PA Kota Lhokseumawe M. Salem Ibrahim dalam konferensi pers, Kamis, 25 Agustus 2016, mengatakan, Majelis KPA Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh bersama jajaran PA dan elemen masyarakat dalam Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe menolak Yusuf Muhammad sebagai calon wakil wali kota Lhokseumawe.
Sikap penolakan ini sudah diterimanya jauh hari lalu, puncaknya KPA Daerah I kembali menanyakan perihal penolakan terhadap Yusuf Muhammad dan juga memberikan surat pernyataan kepada DPW PA Lhokseumawe dengan di tandatangani panglima muda, sekretaris, dan empat sagoe di daerah tersebut, Kamis, sore.
Tak hanya itu, setelah menerima penolakan tersebut tempo hari, dirinya langsung bermusyawarah dengan Majelis KPA Wilayah Pase. Namun hingga saat ini hal tersebut tidak digubris. Akhirnya, Majelis KPA Daerah I kembali menjumpainya untuk meminta menggantikan Yusuf Muhammad.
Saya bersama Majelis DPW PA Lhokseumawe sudah bermusyawarah dengan pimpinan (KPA) wilayah, namun hingga saat ini mereka tidak pernah menanggapi hal tersebut, kata Cut Lem, sapaan akrab Ketua DPW PA Lhokseumawe.
Cut Lem juga menjelaskan sebelumnya Majelis KPA Daerah I bersama jajaran PA Lhokseumawe telah mengusulkan nama Syahrul Amani sebagai calon pendamping Suaidi Yahya. “Sementara H. Yusuf Muhammad tidak pernah kita usulkan,” ujarnya.
Kita berharap agar pimpinan (KPA) mampu menampung keterwakilan dari Mejelis KPA/PA Lhokseumawe agar ke depannya lebih bersahaja, kata Cut Lem.[](tyb)


