LHOKSEUMAWE — Dampak letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, hingga mencapai Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Merespons kejadian ini, anggota Kodim 0103/Aceh Utara, membagikan seribu masker kepada pengguna jalan, Selasa, 20 Februari 2018.
Pembagian masker langsung dipimpim Danramil 16/Banda Sakti Kapten Inf Anhendrik, untuk mengantisipasi dampak bahaya saluran pernafasan dari efek debu vulkanik. “Sehingga warga tetap aman selama berkendara,” ujar Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Fadjar Wahyudi Broto melalui Danramil 16/Banda Sakti.
Lanjutnya, pembagian masker kepada pengguna jalan itu, khusus diberikan kepada pengguna jalan yang memakai helm. Sedangkan yang tidak memakai helm tidak diberikan.
“Kita membagikan masker ini kepada pengendara kendaraan roda dua yang memakai helm, di sejumlah tempat dalam wilayah pusat Kota Lhokseumawe simpang empat. Sehingga pengendara kendaraan dapat terlindungi pernafasannya saat berada di luar rumah,” katanya.
Untuk mengantisipasi dampak bahaya abu vulkanik tersebut, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu beraktivitas di luar ruangan.
Selain dapat menganggu pernafasan, abu vulkanik tersebut juga dapat menyebabkan iritasi pada mata. “Akan tetapi jika berada di luar ruangan disarankan untuk memakai masker, guna mengurangi bahaya debu tersebut,” katanya.
Sebagaimana diketahui, abu vulkanik tersebut mulai terasa turun di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, pada Senin malam yang ditandai dengan berdebunya benda-benda yang berada di luar rumah seperti kendaraan dan lain sebagainya.[]



