SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, menyalurkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun 2016 untuk desa se-Subulussalam. Penyaluran tersebut dilakukan secara simbolis di Aula Pendopo Subulussalam pagi tadi, Kamis, 18 Februari 2016.
Acara itu dihadiri Sekretaris Kota H. Damhuru, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Azwir, Kepala DPPKKD T. Riadi dan para camat, mukim dan seluruh kepala desa.
Merah Sakti dalam arahannya mengatakan, kepada kepala desa yang telah menerima dana desa agar berhati-hati dalam menggunakannya dananya. Mereka harus melakukan pertanggungjawaban serta sering-sering berkoordinasi.
Untuk itu kepala desa yang sudah menerima dana desa dan alokasi dana desa supaya berhati-hati menggunakannya dan dapat dipertanggungjawabkan, kata Merah Sakti.
Jika tidak ada pertanggungjawaban dari penyaluran tahap pertama katanya, untuk penyaluran dana kedua tidak bisa diambil begitu pula seterusnya.
“Apabila ada oknum kepala desa yang menyalahgunakan anggaran desa,maka resiko tanggung sendiri,” ujar Merah Sakti.
Ia juga menyarankan, penggunaan dana desa tersebut dilakukan secara gotong royong dan program yang dilakukan jangan yang sulit-sulit agar mudah dipertanggungjawabkan.
Kita jangan mencari yang sulit-sulit dalam mengerjakan pembangunan, yang mudah-mudah saja artinya penggunaan dana jangan dipersulit, katanya.
Merah Sakti juga meminta kepada kepala desa untuk mendukung program pemerintah di dalam penggunaan dana desa agar diperuntukan khusus untuk pembangunan desa.
“Kepada camat agar dapat mengawasi dan melakukan pembinaan terhadap kepala desa supaya jangan sampai melakukan tindakan penyelewengan.
Adapun jumlah dana desa untuk tahun 2016 ini yang bersumber dari APBN sebesar Rp. 87.974.751.400, diserahkan kepada 82 desa di seluruh Subulussalam.[](ihn)
Laporan Wahda di Subulussalam




