“Pak, maafkan saya telah menggibah, mencaci dan menghujat bapak dulu karena memindahkan saya. Sekarang hidup saya lebih baik dan bapak benar,” pesan dikirim seorang mantan bawahan beberapa minggu lalu.
“Risiko saya pak selaku pimpinan, dan bapak tidak berdosa dengan saya,” balas saya singkat. Saya tidak lagi menjabat hampir setahun.
Pesan WA dia cukup panjang. Versi saya memindahkan tempat tugas dia dekat rumahnya demi perbaikan kinerja. Tidak ada alasan jauh dari rumah sering bolos atau telat. Saat itu dia marah benar. Kejadiannya lebih dua tahun lalu.
Sahabat!!!
Ada di antara kita nyaman dalam hidup negatif. Nyaman dengan tindakan dan perilaku yang salah. Bahkan membenci si pemberi nasihat. Parahnya kita marah bila terpaksa menerima kenyataan berbeda.
Sikap negatif, atau pikiran-pikiran yang terus dalam negatif. Mengarahkan hidup kita pada hal tidak produktif. Kita tidak sadar bahwa perilaku itu merugikan diri kita, keluarga dan orang lain.
Banyak orang nyaman dalam suasana negatif. Misalnya, membuang-buang waktu. Atau bangga akan tindakan negatif. Demi menunjukkan bahwa kita hebat kuat dan berbeda. Padahal semua itu malah menjauhkan kita pada kehebatan yang real. Seperti perbaikan karier, ketenangan jiwa dan pendapat yang halal dan lebih baik.
Ada situasi yang kita nikmati. Misal, terbiasa melihat pikiran atau tindakan orang lain sebagai bentuk ketidaksukaan. Semisal pedagang yang melanggar sempadan jalan. Padahal jika taat aturan. Malah bisa positif sebab pembeli mudah datang karena ada tempat parkir.
Tidak ada manusia yang sempurna. Maka kita butuh nasihat. Bahkan butuh tindakan orang lain untuk meluruskan jalan kita. Ubahlah pola pikir. Ketidaksenangan kita belum tentu benar. Ketidak sukaan kita belum tentu baik.
Orang yang paling tersakiti atas rasa benci, marah, dengki dan sakit hati adalah si pelaku. Bukan orang yang kita benci. Bukan orang yang kita dengki. Caci maki, bullyan dan hujatan hanya menghasilkan permusuhan. Tidak ada hal baik dari permusuhan.
Kita sering kehilangan kesempatan, pengalaman baru dan hal-hal baik karena takut pindah dari zona nyaman.[]




