SUBULUSSALAM — Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota SubulussalamSyarkawi Nur berharap seluruh paslon wali Kota dan wakil wali Kota Subulussalam dapat menciptakan pilkada damai, aman dan tentram.
Hal itu disampaikan Syarkawi Nur dalam deklarasi kampanye damai di Lapangan Sada Kata, Minggu, 18 Februari 2018. Ikrar pilkada damai ini dihadiri lima paslon yakni paslon nomor urut 1 Jalaluddin – Wagiman, paslon nomor urut 2 Hj. Sartina NA – Dedi Anwar Bancin, paslon nomor urut 3 H. Asmauddin – Hj. Asmidar, paslon nomor urut 4 H. Anasri – Ustaz Sabaruddin dan paslon nomor urut 5 H. Affan Alfian Bintang – Salmaza.
Di hapadan unsur Muspida dan Panwaslih Kota Subulussalam, Syarkawi Nur mengatakan deklarasi kampanye damai tidak hanya sekadar diucapkan, namun harus dipatuhi seluruh paslon, tim sukses, dan masa pendukung.
“Tanamkan ucapan tersebut untuk dipatuhi sampai semua tahapan pilkada selesai hingga pelantikan wali kota terpilih nantinya.”
Syarkawi menjelaskan tiga poin penting yang harus diperhatikan masing-masing paslon untuk keharmonisan daerah Kota Subulussalam.
“Pertama menjaga integritas dan damai, sampaikan pesan ini kepada tim sukses dan simpatisan supaya berkampanye sesuai aturan yang berlaku.”
Poin kedua, paslon harus punya itikad untuk mewujudkan kemajuan daerah Subulussalam dan menjaga keutuhan NKRI, ciptakan suasana tertib dan damai dengan berperilaku santun dalam menjalankan aktivitas kampanye.
Ketiga, paslon harus patuh dan tunduk terhadap perundangan – undangan, karena ada aturan wajib dipatuhi. Bagi paslon yang menabrak aturan, siap-siap berhadapan dengan hukum.
“Dengan kedamaian dan keharmonisan ini kita ciptakan pilkada ini aman tentram dan damai,” ujar Syarkawi.
Bersama unsur Muspida dan para paslon, serta Panwasli, Syarkawi menandatangani deklarasi pilkada damai.[]




