Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsDeklarasi Pemilu Damai:...

Deklarasi Pemilu Damai: Ini Kata KIP dan Bupati Aceh Besar

ACEH BESAR – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Besar menggelar deklarasi kampanye pemilu damai 2019, di Aula SMK Al Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya, Minggu, 23 September 2018.

Deklarasi tersebut ditandai dengan pengucapan ikrar diikuti partai politik peserta Pemilu 2019. Selain itu, masing-masing pimpinan parpol turut menandatangani deklarasi kampanye damai di baliho yang disediakan.

Turut hadir Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali, Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk. H. Husaini A. Wahab, Ketua  DPRK Aceh Besar, Sulaiman, S.E., Kajari Mardani, S.H., Panwaslih, anggota DPRK, serta unsur Forkopimda Aceh Besar lainnya.

Ketua KIP Aceh Besar, Cut Agus Fathillah, S.H., M.H., berharap dengan deklarasi damai itu dapat mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil. Berkampanye dengan aman, tertib, damai serta menghindari tindakan yang berindikasi hoax (berita bohong), politisasi SARA dan politik uang.

“Semua peserta pemilu harus melaksanakan kampanye sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku, sehingga pemilu berlangsung damai,” ujar Cut Agus.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, menekankan tujuan pemilu untuk mewujudkan demokrasi rakyat, dan meningkatan kualitas yang dapat mewujudkan kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat yang berkualitas akan dapat dicapai dengan pemilu berkualitas.

“Mari bersama-sama mematuhi poin yang sudah dideklarasikan bersama. Dalam pelaksanaan pemilu nanti supaya KIP tetap independen dan Panwaslih mampu menjaga aturan-aturan yang sudah ditetapkan, sehingga Aceh Besar yang selama ini selalu damai dalam melaksanakan pesta demokrasi akan terus terpelihara damai tersebut,” katanya.

Mawardi Ali juga menekankan kepada Aparatur Negeri Sipil (ASN) atau PNS untuk tetap menjaga netralitas, sehingga terwujud kualitas demokrasi di Aceh Besar semakin baik. “Tujuan akhir dari semua perjuangan adalah untuk mewujudkan Aceh Besar yang lebih baik, maju, sejahtera dan tetap bermartabat,” ujar bupati.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto, S.H.,  mengajak semua peserta Pemilu 2019 mengikuti serta mematuhi aturan dalam pelaksanaan kampanye, dan menghindari perbuatan bersifat SARA, memprovokasi yang dapat memecah belah kesatuan bangsa.

Ikrar kampanye damai tersebut  diakhiri dengan pembuatan film pendek oleh Polres Aceh Besar, dan pelepasan burung merpati bersama-sama oleh Forkopimda dan pimpinan parpol peserta Pemilu 2019.[](rel)

Baca juga: