PEKANBARU – Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat, 28 Juni 2019, pagi, mengamankan delapan pemuda asal Aceh yang akan menyelundupkan sekitar 4 kg sabu ke Surabaya.

“Benar ada 8 orang kita amankan di Bandara SSK II. Mereka ini akan membawa narkoba jenis sabu yang mereka sembunyikan di dalam sepatu,” kata Kepala Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, dilansir detik.com.

Jaya menjelaskan, delapan pria asal Aceh itu akan masuk di pintu Exrai di bandara. Namun gerak-gerik mereka mencurigakan. “Mereka menunjukkan gelagat yang mencurigakan di layar monitor. Dari pengamatan benda mencurigakan di sepatu mereka,” katanya.

Dari sana tim Avsec melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan terhadap delapan orang itu akhirnya diketahui di sepatunya ada narkoba sabu. “Ada 32 bungkus ukuran sedang serbuk putih yang ada di sepatu mereka. Seluruhnya ada sekitar 4 kg sabu,” kata Jaya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Jaya, diketahui para pemuda ini seluruhnya datang dari Aceh. Mereka tiba di Pekanbaru, Kamis (27/6), menginap di salah satu hotel di Jl. Teuku Umar.

“Kamar mereka sudah ada yang memesan. Di dalam kamar sudah ada bungkusan sabu yang harus mereka bawa yang rencananya ke Surabaya,” kata Jaya.

Otoritas Bandara SSK II Pekanbaru kemudian menyerahkan delapan pemuda asal Aceh itu ke pihak kepolisian. “Penangkapan dilakukan Avsec pihak bandara (Sultan Syarif Kasim II). Kini 8 orang pelaku sudah diserahkan ke Polresta Pekanbaru,” kata Paur Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda kepada wartawan, Jumat (kemarin).

Budhia menjelaskan, para pelaku ini merupakan kurir yang akan membawa narkoba dari Pekanbaru ke Surabaya. 

Delapan pemuda asal Aceh tersebut berinisial Mn (30), Mm (22), Mar (19), AH (25), Muk (19), SW (21), Ra (24), dan FN (25).

“Barang bukti sabu mereka sembunyikan di sepatu. Total keseluruhan dari 8 pelaku ada sekitar 4 kg sabu,” kata Budhia.[]Sumberdetik.com/*