BANDA ACEH – Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negri Ar-Raniry, Said Fuadi, mendesak pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo untuk membenahi dan mencari solusi atas krisis listrik di Aceh.

“Bagus, kedatangan Jokowi berarti kita memiliki harapan besar terhadap kemajuan kelistrikan di Aceh. Kita meminta Pak Presiden untuk segera membenahi persoalan listrik di Aceh,” kata Said yang dihubungi portalsatu.com, Kamis, 2 Juni 2016.

Dia juga berharap kunjungan Jokowi dapat menegur Pemerintah Aceh yang dinilai gagal dan lalai dalam menjalankan tugasnya di pemerintahan. “Jokowi juga harus membantu pemerintah Aceh yang sudah lalai sekarang dalam membangun industri yang berfungsi untuk perputaran ekonomi,” kata Said lagi.

Pihaknya juga mengharapkan Pemerintah Pusat melalui Jokowi untuk menyelesaikan proyek PLTA Peusangan. “Dan pembangkit listrik lainnya seperti di Seulawah,” katanya.

Ia turut mengingatkan pihak PLN agar tidak memadamkan listrik di bulan suci Ramadhan. Hal tersebut selaras dengan janji GM PLN Aceh yang tidak akan memadamkan listrik lagi setelah 4 Juni.

“Yang penting dalam bulan suci Ramadhan nanti listrik di Aceh stabil,” kata Said.[](bna)