BANDA ACEH – Fraksi PKS DPR Kota Banda Aceh menyoroti pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh, yang sejauh ini masih mengecewakan. Pelayanan air bersih di ibukota Aceh ini masih menjadi sorotan dari banyak pihak, terutama masyarakat yang hingga kini belum menerima air secara baik.
 
Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Irwansyah, melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com/, Kamis, 30 November 2017. Hal senada juga telah disampaikannya di pandangan akhir Fraksi PKS terhadap Rancangan qanun Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Banda Aceh, dalam rapat paripurna di DPRK Banda Aceh, Rabu, 29 November 2017.

Irwansyah mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat. Ia mencontohkan, baru-baru ini pihaknya menerima laporan dari lima kepala keluarga di Kecamatan Banda Raya, yang sudah empat tahun tidak menerima air. Dengan kondisi demikian, mereka tiba-tiba didatangi oleh petugas PDAM dan diminta melunasi tunggakan. Pelanggan ini bahkan diancam akan dilakukan pemutusan jika tidak segera melunasinya.

“Artinya selama ini PDAM membiarkan adanya beban yang terus menumpuk meski pada saat yang sama, mereka tahu bahwa airnya tidak ada dalam sambungan pipa ke rumah warga. Informasi yang kami dapat, ada hal yang sama dialami oleh warga lain di Banda Aceh, bahkan menurut informasi mencapai ribuan sambungan rumah yang pemakaian airnya nol meter kubik (pipa kosong),” katanya.

Irwansyah mengakui warga yang melaporkan hal itu kepadanya sudah hampir lima tahun tidak menerima air bersih secara baik. Dia menduga hal yang sama juga dialami oleh warga lain di tempat berbeda. Padahal, katanya, warga siap membayar tunggakan yang diminta, dengan harapan air yang mereka terima akan membaik. 

“Maka kami menagih janji PDAM untuk membenahi persoalan ini, PDAM harus bertanggungjawab,” katanya.

Irwansyah juga meminta kepada PDAM Tirta Daroy untuk segera memperbaiki kinerjanya, sehingga kenaikan tarif PDAM yang sudah diberlakukan sesuai dengan air yang diterima oleh warga Kota Banda Aceh.
 
“Dan pada warga yang masih tidak bisa menikmati air bersih untuk segera dicarikan solusinya, jika tidak ada sambungan maka dibuatkan sambungannya, jika rusak maka diperbaiki sambungannya, karena miliaran rupiah dikucurkan setiap tahunnya untuk pembuatan sambungan pipa PDAM,” ujarnya.[]