BANDA ACEH – Syukriadi alias Gambit, pimpinan kelompok bersenjata yang baru saja bebas bersyarat dari tahanan, turut menghadiri deklarasi akbar Partai Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, 13 Agustus 2016. Dia mengaku hadir dalam deklarasi ini karena panggilan hati nurani.
“Meskipun saya belum berkecimpung dalam dunia politik dulu, tapi hati saya masih menginginkan Partai Aceh menang pada pilkada nanti,” ujar Gambit saat diwawancarai portalsatu.com.
Gambit meminta kepada seluruh rakyat Aceh agar tidak menyalahkan Partai Aceh atas nasib daerah saat ini. Menurutnya persoalan internal selama ini bukanlah kesalahan partai, tapi hanya beberapa oknum partai yang merasa tidak senang.
“Sereng geu pesampoe le droe pimpinan awai dan ureng yang ka plueng dari Partai Aceh dan long ingat sabee, menyoe bengeh keu jamok bek ta tot kelembu. Atas dasar itu lah saya berani hadir disini hari ini,” ujar mantan GAM wiLayah Peureulak itu.
Sementara itu Gambit terlihat tidak sendiri. Kedatangannya dalam deklarasi tersebut turut ditemani sang istri bersama tiga orang anaknya.
Beberapa anggota PA/KPA Wilayah Peureulak juga terlihat akrab bercanda dengan Gambit di lokasi.[](bna)

