LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops AKP Ahzan membenarkan seorang wanita dari Aceh Timur terluka akibat terkena peluru.
Benar, wanita tersebut MA, 32 tahun, warga dari Aceh Timur yang hendak menuju Banda Aceh. MA terkena serpihan peluru petugas saat terjadi razia di depan Mapolres setempat Jumat malam, kata AKP Ahzan saat ditemui portalsatu.com di Mapolres setempat, Sabtu, 13 Agustus 2016.
Ahzan menjelaskan, awalnya petugas gabungan dari Polres Lhokseumawe sedang menggelar razia tepat di depan Mapolres. Saat itu, semua mobil yang melintas dari arah timur menuju arah barat diarahkan masuk ke Mapolres guna pemeriksaan.
Mobil avanza BL 573 AF yang dikemudikan AH, warga Idi rayeuk, Aceh Timur itu tidak mengindahkan petugas. Padahal mereka memasuki pekarangan Mapolres untuk diperiksa. AH langsung tancap gas, dan petugas mencoba memberikan tembakan peringatan. Mereka pun tetap terus jalan ke arah Banda Aceh, kata Ahzan.
Setelah satu jam kejadian, tiba-tiba dapat laporan bahwa ada mobil terkena tembakan, salah seorang penumpangnya terluka.
Mengetahui hal itu, petugas langsung mengecek kebenarannya dan penumpang telah dibawa ke Rumah Sakit Arun.
Ada laporan di kawasan Kecamatan Dewantara, mobil Avanza terkena tembakan dan salah seorang penumpangnya terluka. Menurut keterangan dokter, tidak ada tulang dan saraf yang kena. Kondisinya saat ini masih stabil, kata Ahzan.
Menurut Ahzan, anggota melakukan tembakan peringatan. Di lapangan tidak terlihat secara jelas, karena suasananya gelap.
Kita sudah meminta Propam dan Provost untuk meminta keterangan dari petugas di lapangan terkait insiden tersebut, ujar Ahzan.
Pantauan portalsatu.com, di mobil tersebut juga tampak seperti stiker tim pemenangan dari Partai Aceh (PA). Mereka ikut dalam konvoi menuju Banda Aceh guna menghadiri deklarasi akbar gubernur/ wakil gubernur, bupati / wakil bupati dan walikota / wakil walikota yang diusung Partai Aceh.[](bna)

