Taufik Sentana
Praktisi pendidikan Islam Bergiat di Pengembangan SDM.
Hidup di dunia memang singkat. Sedang datangnya kiamat begitu dekat, ” seperti kerlipan mata, bahkan lebih dekat lagi” Alquran menyebutnya. Pengetahuan kita yang terbatas dan akal kita yang lemah, seakan menyangka bahwa dunia ini abadi dan hidup kita masih panjang. Padahal, hidup kita hanya ada dalam dua tarikan nafas, “menghirup dan melepaskan” bila ini tiada, hilanglah kehidupan kita.
Maka dalam hidup yang singkat ini, kita diumpamakan Nabi bagai seorang musafir, singgah sebentar lalu melanjutkan perjalanan. Bukan menjadikan dunia sebagai tujuan. Sehingga kita tidak putus asa terhadap hal yang belum didapat dan tidak berbangga atas apa yang diperoleh.
Lebih dekat lagi bahwa, di dunia ini kita seperti sedang berada di Mall Besar. Di dalamnya segala kesengan dan beberapa keperluan serta fasilitas yang bisa “dibeli” dan digunakan untuk kepentingan kita setelah keluar dari Mall tadi.
Jangan sampai, dengan waktu yang singkat, kita terlena di dalam Mall, tidak menyegerakan apa yang bisa kita beli untuk keperluan utama kita. Bahkan berlama-lama di dalamnya dan tergoda dengan segala macam bentuk “cuci mata” dan kesenangannya sehingga lupa bahwa waktu kita terbatas _ada ajal yang membatasi. Lalu saat itu tiba, kita belum siap menemui-Nya. Sedang waktu tak bisa diputar lagi, dunia akan segera kita tinggalkan.
Semoga catatan kecil ini menjadi pengingat bagi diri dan pembaca sekalian. Untuk seminar, program dan layanan, silahkan join di taufik sentana Linkedin.com.[]


