Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaNewsDi Nisam, Mualem...

Di Nisam, Mualem Curhat Tentang Kondisi Partai Aceh

LHOKSUKON – Ketua Partai Aceh (PA), H Muzakir Manaf menceritakan bagaimana kondisi Aceh kekinian kepada masyarakat Aceh Utara dan mantan kombatan. Dia mengatakan investor terus melirik siapa yang bakal menjadi gubernur di masa mendatang sehingga mereka dapat dengan mudah berinvestasi di Aceh.

Hal ini disampaikan pria yang karib disapa Mualem tersebut saat menghadiri maulid di Kecamatan Nisam Antara, Minggu, 28 Februari 2016. Sang Wakil Gubernur Aceh ini turut didampingi Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib atau Cek Mad dalam kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini mengatakan Pemerintah Aceh telah menghidupkan kembali pelabuhan Krueng Geukuh. Menurutnya dengan beraktivitasnya pelabuhan tersebut maka kehidupan perekonomian masyarakat juga akan maju.

“Kemudian jalan Nisam menuju Bener Meriah juga sudah kita bangun. Ini untuk mempermudah masyarakat kita,” kata Mualem.

Dia turut meminta warga untuk tetap komit dan bersatu mendukung Partai Aceh. Dia menilai saat ini bukan partai yang rusak melainkan sebagian pengurusnya dianggap tidak mampu membawa PA lebih maju.

Kepada warga yang hadir, Mualem turut mempertanyakan persetujuan mereka tentang keinginannya kembali maju sebagai Gubernur Aceh di periode mendatang. “Na sepakat lon calonkan jeut keu Gubernur Aceh?” tanya Mualem, yang juga Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) ini. 

“Sepakat,” jawab warga.

Mualem turut menyantuni yatim piatu dalam acara tersebut. Dia juga menjumpai mantan kombatan GAM, para ulama, yatim dan janda korban konflik serta makan bersama mereka di hajatan ini.[](rilis/bna)

Baca juga: