SUBULUSSALAM – Cobe, 17 tahun, terkulai lemas setelah dibacok di bagian punggungnya. Warga Gampong Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri ini terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Subulussalam lantaran terlibat perkelahian dengan sekelompok orang.
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Muhammad Ridwan, melalui Kapolsek Simpang Kiri AKP Dede Kurniawan kepada portalsatu.com, Selasa, 2 Agustus 2016, mengatakan tersangka diduga berjumlah tiga orang. Satu di antaranya adalah Tomi, 22 tahun, yang berhasil dibekuk petugas.
“Satu berhasil diamankan oleh petugas dan dua orang lainnya masih dalam lidik dan pengejaran oleh personel Polsek Simpang Kiri,” kata Dede Kurniawan.
Polisi sudah mengantongi dua nama tersangka yang sedang diburu. Mereka adalah Fajri, 24 tahun, warga Kampung Blegen, Kecamatan Simpang Kiri dan Sudir, 24 tahun Desa Sosor, Kecamatan Penanggalan. Nama terakhir diduga pelaku utama yang membacok korban.
Ia menjelaskan insiden ini terjadi pada Senin, 1 Agustus 2016 sekitar pukul 19.10 WIB di Kampung Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri. Saat itu, tiga tersangka mendatangi rumah korban sambil merangkul Cobe. “Kau kenapa sok hebat sekali malam itu, kalau kau nggak senang duel kita yuk,” kata Kapolsek Dede Kurniawan menirukan kata-kata tersangka saat menceritakan kronologis tersebut.
Dengan spontan korban melawan dan lari ke rumahnya untuk mengambil kapak. Ia lalu mengejar tersangka dan bertemu di sekolah MAN Simpang Kiri. Di sana korban langsung melayangkan kapak ke arah tersangka Tomi.
Namun Tomi berhasil melarikan diri sementara korban yang berusaha mengejar dengan sepeda motor tiba-tiba terjatuh. Melihat korban jatuh, tersangka langsung menyerang Cobe hingga babak belur. Salah satu tersangka bernama Sudir yang mengambil kapak dan membacok punggung korban.
“Setelah kejadian tersangka langsung melarikan diri, satu sudah kami amankan, dua sedang dikejar sama petugas,” kata Dede.[](bna)
Laporan: Sudirman Bakongan



