SUKA MAKMUE – Bakal calon Wakil Bupati Nagan Raya, Abu Hanifah Amin, dikabarkan bakal diganti posisinya sebagai pendamping Teuku Raja Kenangan. Nama kuat pengganti Abu Hanifah disebut-sebut adalah Said Junaidi, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRK Nagan Raya.
Kabar penggantian calon wakil ini diperkuat dengan publikasi wall akun Facebook Seuramoe TR Keumangan, Jumat, 30 September 2016.
“Alhamdulillah pimpinan partai pengusung TRK telah mendapatkan kesepakatan bersama dan menjadi tekad bulat, menunjuk Said Junaidi, SE, Anggota DPR Kabupaten Nagan Raya Dapil Darul Makmur sebagai pengganti H Abu Hanifah, sebagai bakal calon wakil bupati Nagan Raya mendampingi Teuku Raja Keumangan pada pilkada 2017 nanti. Said Junaidi saat ini adalah anggota DPR Kabupaten Nagan Raya dan telah duduk sebagai anggota DPR hampir 3 periode,” tulis akun tersebut.
Said Junaidi yang dikonfirmasi portalsatu.com membenarkan kabar ini.
“Nyo betoi, menyo na langkah dan izin Allah tanyoe ka neupakat mendampingi TRK mengantikan Abu yang dalam kondisi kurang sehat,” katanya.
Dia mengatakan kalau ini baru keputusan internal partai yang berlangsung tadi pagi. “Secara resmi belum, untuk keputusan resmi akan disampaikan hari ini, sore sore nanti,” katanya.
Seperti diketahui, Abu Hanifah dinilai tidak mampu membaca Alquran saat tes berlangsung di halaman Masjid Syuhada, Lueng Baro, Suka Makmue, Nagan Raya, Rabu, 28 September 2016 lalu. Dalam uji kemampuan baca Alquran tersebut, Abu Hanifah diduga membaca huruf latin ayat yang telah ditentukan panitia.
Namun demikian Abu Hanifah membantah teks latin yang diselipkan di Alquran tersebut, merupakan salinan huruf latin ayat yang dibacanya. Kepada awak media, Abu Hanifah mengatakan kertas tersebut adalah kertas makrak (pembatas baris antarayat Quran).
Itu kertas makrak. Penglihatan saya terganggu, takut silap baca, maka perlu makrak. Jadi, itu bukan ayat Quran dalam bahasa Latin, bukan pula konsep seperti yang diduga wartawan. Masa Alquran kita konsep? kata Abu Hanifah seperti dilansir Serambi Indonesia, edisi Rabu, 28 September 2016.
Sementara dalam video yang beredar di Nagan Raya, terlihat Abu Hanifah sempat mengucapkan salam sebanyak dua kali. Dia juga diketahui langsung membaca ayat pertama surat Alfatihah, “alhamdulillahirabbil'alamiin.”
Hal ini membuat publik yang memenuhi arena uji baca Alquran kandidat Bupati Nagan Raya terheran-heran. Setelah membaca alfatihah, Abu Hanifah baru kemudian membaca basmallah dan melanjutkan bacaan ayat suci yang telah ditentukan. Dalam rekaman video tersebut juga terlihat sepucuk kertas berhuruf latin yang diduga bertulis ayat Alquran, yang harus dibacanya di hadapan juri.[]




