Dua nelayan asal Gampong Lhok Pu'uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara dilaporkan selamat setelah boat yang ditumpanginya terbalik dihantam ombak di laut, Sabtu 27 Agustus 2016 sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat ini kedua nelayan itu masih trauma dan memilih tidak melaut, mengingat cuaca ekstrim.
“Boat yang mereka tumpangi terbalik setelah menghantam karang karena dihempas gelombang. Keduanya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain, namun boat beserta alat melaut mereka tenggelam dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta,” kata Panglima Laot Seunuddon, Amir Yusuf kepada portalsatu.com, Minggu 28 Agustus 2016.
Ia menyebutkan, dua nelayan itu masing – masing, Tahyudin, 36 tahun, dan M Tahir, 21 tahun. Menurut keduanya, hal itu terjadi saat hari masih gelap sekitar pukul 05.00 WIB dengan jarak sekitar 5 kilometer dari daratan.
“Kami berharap ada lampu rambu penerang karang dan lampu suar. Selama ini cukup sering nelayan yang pulang di malam hari malah tersesat hingga ke perairan Lhokseumawe. Para nelayan juga membutuhkan alat komunikasi seperti HT,” kata Amir Yusuf yang dibenarkan Geuchik Ulee Rubek Barat, Badlisyah Yahya.[]


