BLANGKEJEREN – Masyarakat yang berkebun kopi dan jagung di Lembah Kodim, desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues mengucapkan ribuan terimakasih kepada Pj Bupati H. Alhudri, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jakaria dan Kabid Bina Marga Muhammad Amin, petani mengaku telah merdeka paska peningkatan jalan lembah Kodim.
Abdul karim aman Marwan umur 50 tahun, warga desa Penggalangan salah satu petani di Lembah Kodim, Sabtu, 9 Desember 2023, mengatakan sebelum peningkatan jalan Lembah Kodim dilakukan Dinas PU Gayo Lues, petani banyak mengeluarkan ongkos angkut jagung dan kopi.
“Sewaktu jalan Lembah Kodim belum ditingkatkan, petani harus mengeluarkan biaya ongkos angkut jagung Rp 150 Ribu per Ton, dan satu orang petani mampu menghasilkan jagung mulai dari Lima ton hingga 15 ton per musim panen, bayangkan saja berapa Puluhan Juta untuk ongkos angkut saja dalam Satu tahun,” katanya.
Begitu juga dengan petani kopi di Lembah Kodim, sebelum peningkatan jalan dilakukan Dinas PU, petani hanya mampu membawa Setegah Karung buah kopi, dan jika petani menghasilkan 10 karung atau 30 kaleng kopi glondongan, maka 20 kali bolak balik mengangkut kopi.
“Dengan ditingkatkanya jalan Lembah Kodim ini, petani jagung tidak perlu repot lagi mengangkut jagungnya ke pinggir jalan aspal, karena bisa langsung dirontok dikebun, dan kemudian di jemput mobil toke, begitu juga dengan petani kopi, sudah bisa langsung giling dikebun, dijemur dan dijemput toke,” ujarnya.
Aman Marwan mengaku, ujung tombak peningkatan ekonomi di Gayo Lues adalah peningkatan jalan, jika semua jalan yang telah dibuka ditingkatkan oleh Pemerintah Daerah, dengan otomatis masyarakat jadi bersemangat berkebun, dan biaya pengangkutan jauh berkurang atau tidak ada, sehingga keuntungan dari ongkos angkut itu ikut meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Terimakasih kami ucapkan kepada pak Pj Bupati, pak Kepala Dinas PU beserta anggotanya yang telah meningkatkan jalan kebun kami ini. Jujur pak, kami sudah merdeka dengan peningkatan jalan ini, mudah-mudahan bapak bersedia Mengaspal jalan Lembah Kodim ini, karena banyak sekali hasil perkebunan dari sini,” pintanya.[]




