LHOKSUKON – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Jalaluddin, SKM., M.Kes., mengimbau remaja putri rutin minum tablet tambah darah atau TTD. Hal ini dinilai penting sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, remaja merupakan kelompok usia 10 tahun sampai sebelum berusia 18 tahun. Upaya kesehatan remaja memiliki tujuan untuk mempersiapkan remaja menjadi orang dewasa yang sehat, cerdas, berkualitas, dan produktif dan berperan serta dalam menjaga, mempertahankan dan meningkatkan kesehatan dirinya.

Imbauan Plt. Kadiskes Aceh Utara Jalaluddin itu sejalan dengan yang pernah disampaikan Menteri Kesehatan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada beberapa kesempatan.

Jalaluddin menyampaikan pentingnya pemberian TTD kepada remaja putri sebagai upaya mencegah anemia yang berakibat pada kerentanan terhadap penyakit di usia dewasa, penurunan produktivitas dan prestasi siswa. Selain itu, menyiapkan remaja putri sebagai calon ibu agar kelak melahirkan bayi yang sehat dan terhindar dari stunting.

“Remaja putri kemudian akan menjadi ibu. Jadi, sebelum hamil, tentu calon ibu harus sehat agar anaknya nanti terhindar dari stunting. Karena itu, selama remaja tidak boleh anemia, anemia itu zat besinya kurang. Kalau diperiksa HB di bawah 12,” kata Jalaluddin, Senin, 23 Juni 2025.

Jalaluddin juga menyarankan para remaja putri rutin melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin setidaknya 6 bulan atau 1 tahun sekali, sebagai bentuk kewaspadaan dini. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas tanpa dipungut biaya atau gratis.

“Pesan saya buat remaja putri, supaya hidupnya sehat, anaknya nanti tidak stunting, tes darah minimal satu tahun sekali. Kalau angkanya di bawah 12 harus minum TTD, kalau HB sudah di atas 13, jaga kesehatannya, makannya yang cukup,” tutur Jalaluddin mengutip pesan yang pernah disampaikan Menkes pada suatu kegiatan.

Dinkes juga mengimbau remaja putri untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang terutama makanan tinggi protein yang kaya akan zat besi serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin C, E dan A.

“Makanannya juga harus sehat dan banyak. Banyaknya itu bukan banyak nasinya, tapi diperbanyak protein hewani seperti ayam dan telur, sayur dan buahnya juga diperbanyak, terakhir imbangi dengan rutin aktivitas fisik minimal 30 menit per hari”.[](*)