BLANGKEJEREN — Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues bekerja sama dengan pihak Kepolisian mengaku mendapat kendala untuk menyimpulkan penyebab keracunan 60 warga di Blangpegayon. Pasalnya, sempel makanan yang diduga menjadi penyebabnya sudah tidak ada lagi yang bisa di teliti.

Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Purnama Abadi, Selasa, 4 Februari 2020 mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan bakteri jenis apa yang mengifeksi puluhan warga Blangpegayon hingga mengalami diare, muntah dan mencret.

“Yang jelas setiap korban yang kami temui mengaku mengalami diare setelah makan Sate di Los Pasar Cinta Maju, Kecamatan Blangpegayon, tetapi kami kesulitan memastikan penyebabnya lantaran tidak ada lagi sempelnya yang bisa diperiksa kebenaranya,” katanya.

Saat ini kata Kadis Kesehatan, semua pasien yang diperkirakan lebih dari 60 orang masih dalam penaganan tim medis, baik yang berada di rumah sakit maupun di rumah masing-masing.

“Tim kami sedang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gayo Lues dan meminta untuk memeriksa pasien lebih lanjut, dan kami menunggu hasilnya sekarang untuk menyimpulkan penyebabnya,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Blangkejeren Iptu Suwandi yang ditanyai sudah sejauh mana proses penanganan masalah keracunan makanan di Blangpegayon. “Lagi didalami oleh Dinas Kesehatan, untuk diketahui penyebabnya,” katanya singkat.[Win Porang]