SUBULUSSALAM – Pemerintah Aceh serahkan Bantuan Korban banjir Kota Subulussalam, diserahkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Drs.Alhudri, MM kepada Walikota Subulussalam, Merah Sakti, SH, di Subulussalam, Senin 1 Januari 2016.
Dalam paket bantun itu, di antara lain tenda gulung 22 lembar, selimut 211 lembar, kelambu 143 lembar, sarden 60 dus, roti 40 dus, gula 100 kilo gram, minyak goreng 100 liter, sambal ABC 40 dus dan kecap abc 40 dus.
Setelah penyerahan bantuan, rombongan Dinas Sosial Aceh bersama Walikota Subulussalam mengunjungi jembatan yang putus di Gampong Sikarabag, Kecamatan Longkib, dengan menaiki rakit fiber yang dibuat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Subulussalam.
Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri di Subulussalam, mengatakan, bencana alam banjir yang tengah melanda masyarakat Aceh menjadi perhatian serius Gubernur Aceh Zaini Abdullah.
“Karena perhatian itulah hari ini beliau mengutus kami untuk penyerahan bantuan secara langsung di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil,” katanya.
Rombongan Dinas Sosial Aceh berangkat dari Banda Aceh pada malam itu juga menyalurkan bantuan logistik kepada daerah yang diterjang banjir yakni Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil.
Di sisi lain Kepala BPBD Kota Subulussalam, Kasman SSos, yang dihubungi mengatakan, mereka masih mendata jumlah korban banjir baik di Kecamatan Simpang Kiri dan Kecamatan Longkib.
Menurutnya berdasarkan data itu pihaknya akan menyalurkan bantuan masa panik.
Saat ini kita belum menyerahkan bantuan karena masih melakukan pendataan jumlah korban banjir, ungkapnya Kasman.
Saat ini dikatakannya bantuan yang sudah diberikan Pemko Subulussalam berupa pembuatan rakit fiber yang berlantai papan sehingga kendaraan roda dua bisa keluar menuju ke Subulussalam.
Sejak jembatan penghubung Subulussalam-Sikerabang putus, sembilan gampong di Kecamatan Longkib terisolir. Namun, saat ini warga sudah bisa keluar masuk menggunakan rakit fiber gratis yang disediakan pemerintah.[](tyb)
Laporan Wahda




