SIGLI – Pembangunan areal parkir dalam lingkungan Masjid Agung Al-Falah, Kota Sigli, Kabupaten Pidie diduga tanpa koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, Amiruddin, SE. M.Si selaku Ketua Pengurus Masjid Kabupaten. Terkesan tidak tepat lokasinya, sehingga pagar seng yang sudah dipasang oleh rekanan disuruh bongkar kembali.
Pembangunan areal parkir dengan dana ratusan juta Rupiah dari anggaran Kabupaten tahun 2016 tersebut dikerjakan rekanan Pembangunan Masjid Agung Al-Falah, Armius. Sejak sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, pagar seng sudah dipasang di sebelah selatan masjid. Pemasangan pagar sengan mengundang kritikan dari jamaah, karena terkesan mengganggu kenyamanan parkir bagi jamaah yang membawa kendaraan.
Sejumlah jamaah mengaku tidak tahu untuk apa dipasang pagar seng secara tiba- tiba, tanpa ada kejelasan baik secara tertulis di pamplet maupun pengumumuan panitia masjid.
Padahal, untuk saat ini, kehadiran pagar seng itu sangat menganggu akitivitas para jamaah. Kendaraan sangat banyak, sehingga terngganggu dengan pagar, ungkap Zulkifli, kepada portalsatu.com
Sekda Kabaupaten Pidie, Amiruddin, Selasa, 7 Juni 2016, mengaku dia sendiri tidak tahu dan tidak pernah diberitahukan tentang pembangunan areal parkir. Padahal dirinya, lanjut Amir merukan Ketua Pengurus Masjid tersebut.
Pembangunan areal parkir tidak tepat di lokasi itu, karena areal sempit serta mengusik para jamaah beribadah, terangnya.
Dia meminta kepada Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya untuk segera membongkar pagar seng dan meminita pembangunan areal parkir digeser ke belakang lagi, tanpa harus pagar seng.
Saya minta pengerjaan jangan dilakukan saat jamaah lagi beribadah, pinta Sekda.[]



