BANDA ACEH – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR) melalui Dirjen Sumber Daya Air mengadakan seminar memperingati Hari Air Sedunia di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Senin, 9 Mei 2016.
Seminar tersebut bertajuk “Kebijakan Pemerintah Dalam Memenuhi Kebutuhan Air untuk Pekerja”. Seminar ini dibuat mengingat fungsi air sebagai faktor penting dalam mendukung pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja. Hampir separuh dari jumlah pekerja di seluruh dunia bekerja pada sektor yang berkaitan dengan air.
“Air juga merupakan kebutuhan dasar pekerja agar dapat selalu produktif dalam bekerja dan berkaitan pula dengan kesehatan pekerja,” kata anggota dewan sumber daya air Aceh, T. M. Zulfikar kepada portalsatu.com di sela-sela seminar.
Hari Air Sedunia jatuh pada 22 Maret 2016 lalu dan menjadi agenda tahunan di semua negara sejak 1992.
“Berbicara masalah air, ada institusi tekhnis yang mengerjakan, seperti di Aceh ada Dinas Perairan dan di skala nasional ada Balai Wilayah Sungai Sumatera I. Bersama instasi ini kemudian kita punya wadah koordinasi bersama dewan sumber daya air Aceh,” kata Zulfikar.
Ia menjelaskan, dari segi kualitas air kian lama kian menurun sementara kebutuhan air sangat tinggi. Karena itu PBB memperingati Hari Air Sedunia dengan isu yang berbeda tiap tahunnya.
“Di tahun ini isu yang diangkat adalah bagaimana mengaitkan air sebagai kebutuhan dengan pekerjaan,” katanya.
Isi ini diangkat karena setiap orang yang ingin bekerja sudah pasti membutuhkan air. Dalam seminar itu dipaparkan setidaknya ada delapak sektor pekerjaan yang sangat membutuhkan air. Karena itu sosialisasi ini akan terus dilakukan dan jangan sampai penggunaan air tidak dioptimalkan.
Lewat seminar ini penyadaran tentang pentingnya fungsi air diharapkan bisa tersosialisasi dengan baik, termasuk tata kelola air yang dilakukan pemerintah. Agar pemenuhan kebutuhan air bersih bisa tercapai.
“Harapannya dari seminar ini banyak langkah konkret bisa dilakukan dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang membantu menjaga sumber air seperti di hulu,” katanya.[](ihn)
Laporan Ramadhan




