LHOKSUKON – Warga Gampông Paya Rabo dan Gampông Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara kaget dengan kedatangan Bupati Aceh Utara non aktif Muhammad Thaib alias Cek Mad yang tiba-tiba. Kedatangan Cek Mad tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Menurut warga, Cek Mad sudah sering berkunjung ke wilayah itu, biasanya Cek Mad datang disambut kegiatan seremonial. Kali ini calon bupati Aceh Utara yang diusung oleh Partai Aceh itu ingin melihat langsung dan mendengarkan curhat warga di wilayah pendalaman Aceh Utara itu.
Na perubahan yang kamoe rasa selama Cek Mad menjabat keu bupati, harapan kamoe kali nyo Cek Mad beu teupilih kembali, (ada perubahan yang kami rasakan selama Cek Mad menjadi bupati, harapan kami semoga terpilih kembali) ujar Teungku Anwar warga Gampông Gunci, Rabu, 8 Februari 2017.
Teungku Anwar menambahkan, Cek Mad harus terus meningkatkan sarana pendidikan umum dan pendidikan agama, termasuk pembangunan masjid walaupun sudah pernah dibantu semasa dia menjabat Bupati Aceh Utara.
Semoga ke depan Cek Mad tetap seperti semula yang tetap fokus pada pendidikan bagi anak-anak Aceh Utara meningkatkan ekonomi masyarakat, katanya.
Selain itu, Cek Mad juga bertemu dengan para ibu-ibu di Gampông Meunasah Aron, Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu.
Cek Mad turun langsung ke wilayah itu ditemani M. Sani Ishak, anggota DPRK Aceh Utara dari PAN dan pengusaha muda asal Krueng Mane Adek Zulfadhli.
Saya sudah sering mendengarkan dan menjumpai warga langsung di tingkat gampông, saat menjabat sebagai bupati Aceh Utara saya membuka lebar pintu Pendopo Aceh Utara untuk warga saya pada setiap hari Rabu, warga bisa ketemu langsung dengan saya dan menyampaikan semua masalah yang terjadi di gampông masing-masing, mulai dengan ada orang sakit hingga pembangunan gampông, kata Cek Mad kepada portalsatu.com.[]



