BANDA ACEH — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh melakukan refocussing (pengalihan) anggaran sebesar Rp61 miliar untuk penanganan Coronavirus Disease-2019 (Covid-19). Dana tersebut akan dikelola oleh Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh.

Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin menjelaskan, pengalihan anggaran itu dilakukan melalui pembatalan sejumlah kegiatan dalam tahun 2020 yang sebelumnya sudah masuk dalam calendar of event 2020.

“Dengan kondisi Covid-19 ini, tentu ada perubahan dan penyesuaian, tentunya pemerintah sekarang fokus pada penanganan Covid-19. Anggaran untuk even kita alihkan ke kegiatan penanganan Covid-19, khusus 3 hal utama, seperti kesehatan, social safety net dan perekonomian di Pemerintah Aceh,” kata Jamaluddin.

Jamaluddin tidak bisa memprediksi sampai kapan penundaan even dan penutupan tempat wisata, hal ini sangat tergantung perkembangan Covid-19. “Kita mendoakan wabah ini cepat berlalu, sehingga aktivitas bisa kembali normal, karena wabah Covid-19 ini tidak bisa diprediksi kapan berakhir,” harapnya.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, menambahkan, pihaknya berharap agar wabah Covid-19 ini cepat berakhir, sehingga bisa melakukan kegiatan recovery dan normalisasi industri pariwisata di Aceh. Pihaknya juga telah menyiapkan berbagai program dan event-event untuk dilakukan setelah wabah Covid-19 berakhir. [rilis]

KOREKSI: Judul dan naskah alinea pertama berita ini sudah diubah pada 18 April 2020, pukul 15.20 WIB, untuk memperbaiki penulisan angka anggaran penanganan Covid-19.

Sebelumnya judul berita ini tertulis:

Disbudpar Aceh Alihkan Rp 16 Miliar Anggaran Untuk Penanganan Covid-19

Alinea pertama berita ini tertulis:

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh melakukan refocussing (pengalihan) anggaran sebesar Rp 16 miliar untuk penanganan Coronavirus Disease-2019 (Covid-19). Dana tersebut akan dikelola oleh Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh.

Dengan demikian, kekeliruan penulisan sudah diperbaiki. Atas kekeliruan tersebut, redaksi portalsatu.com/ memohon maaf.

Terima kasih

Redaksi portalsatu.com/