BLANGKEJEREN – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Gayo Lues kembali memberikan bantuan pupuk ZA, NPK, pupuk pelengkap cair, herbisida, insektisida, mulsa, hand sprayer, parang, cangkul dan tenda biru kepada 19 kelompok tani yang daerahnya potensial tanaman tembakau. Bantuan itu merupakan program Sela Covid-19 (Seco) tahap dua.
Zakaria, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan melalui Ridwan, Kabid Perkebunan, Selasa, 15 Desember 2020, mengatakan bantuan yang diberikan kepada petani itu khusus sarana produksi (saprodi) tanaman tembakau, dengan jumlah lahan mencapai 80 hektare atau 19 kelompok tani.
“Bantuan yang kita berikan ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di sela Covid-19. Dengan bantuan ini mudah-mudahan ekonomi masyarakat tetap stabil meskipun sedang dilanda bencana Covid-19,” jelasnya.
Hasil penelusuran Bidang Perkebunan, harga tembakau asli Gayo Lues saat ini mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kg. “Harga tembakau Gayo Lues tetap stabil meskipun virus corona sedang mewabah di seluruh dunia”.
Sementara berdasarkan data, penerima bantuan itu adalah kelompok tani Musara desa Bukit, Kecamatan Blangkejeren, jumlah penerimanya 26 orang, kelompok Lisik Kati Ara desa Anak Reje Blangpegayon 20 penerima, Mayang Serudang desa Tungel Rikit Gaib penerimanya 18 orang, Kasih Sayang Ampa Kolak Rikit Gaib 15 penerima, kelompok Atu Kul Cane Baru Pantan Cuaca 23 penerima.
Kemudian kelompok tani Pasir Putih Suri Musara Pantan Cuaca 20 orang penerima, kelompok Ume Renah desa Makmur Jaya Terangun 24 orang penerima, Kelele Rebung desa Bacang Blangkejeren 15 penerima, kelompol Simpang Baro Bengkik Blangpegayon 6 orang penerima, Bunge Mekar Lukup Baru Rikit Gaib 13 penerima, Bur Birah Kampung Padang/Terangun 25 penerima, kelompok tani Tanjung Sari Kerukunan Kutapanjang 22 orang penerima.
Kelompok Genting desa Ketukah Blangjeranggo 44 orang penerima, kelompok Ume Cerah desa Pasir Tripe Jaya 15 orang penerima, Kompak Sabe Blangkuncir Teragun 17 penerima, kelompok Blangbengkik desa Bengkik Blangpegayon 14 orang penerima, kelompok Purnama desa Palok Blangkejeren 29 orang penerima, kelompok Suka Jaya desa Penampaan Blangkejeren 20 orang penerima, dan kelompok Pantan desa Pepalan Dabun Gelang 17 orang penerima.[]



