LEICESTER — Pelatih Manchester United Jose Mourinho menunjukkan kekesalahan ketika ditanya kemungkinan Paul Pogba menjadi kapten dalam jangka panjang untuk timnya. Pogba mengenakan ban kapten karena Antonio Valencia harus absen karena cedera. 

Namun, Mourinho berada dalam suasana hati yang buruk setelah United hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan 10 pemain Leicester City di Stadion King Power, Ahad (24/12) dini hari WIB. Apalagi, gol penyama kedudukan Leicester tercipta pada menit ke-94. 

“Apa Anda pikir saya ingin membicarakannya sekarang? Pada saat ini, pertanyaan tentang kapten, dan Paul dan Paul dan kapten? Apakah Anda punya pertanyaan lain tentang pertandingan?” kata Mourinho merespons pertanyaan mengenai kemungkinan Pogba menjadi kapten dalam jangka panjang dilansir dari Four Four Two, Ahad. 

Ketika para wartawan terus mendesaknya untuk menjawab, Mouhanya menegaskan bahwa hal tersebut tidak penting dan ia mengucapkan Selamat Natal.

Hasil imbang itu membuat United semakin terpaut menjadi 13 angka dari pemuncak klasemen sementara dan rival sekota, Manchester City. Mourinho mengkritik penampilan United sebagai kekanak-kanakan. 

United memulai pertandingan dengan jalur yang benar untuk membawa pulang tiga angka. Jamie Vardy membawa Leicester unggul lebih dulu pada menit ke-27 namun Juan Mata mencetak dua gol untuk mengantar United membalikkan keadaan. 

Keadaan seharusnya semakin baik untuk United ketika pemain Leicester Daniel Amartey mendapatkan kartu merah ketika pertandingan hanya tersisa 17 menit. Namun, Leicester secara dramatis selamat dari kekalahan ketika  Harry Maguire berhasil mencetak gol pada menit terakhir pertandingan. 

“Kadang-kadang, Anda bermain imbang namun bisa menerimanya karena itu adalah pertandingan yang sulit dan Anda menerima satu angka sebagai hasil positif. Namun, pertandingan ini tidak termasuk.  Ini adalah pertandingan yang seharusnya kami menangkan dengan mudah namun kami kehilangan angka,” kata Mourinho. [] sumber: republika.co.id