LHOKSUKON – Satu unit rumah panggung beratapkan daun rumbia milik Taibah, 53 tahun, janda miskin di Dusun Buket Teungeh, Gampong Buket Bate Badan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara ludes terbakar, Minggu, 31 Juli 2016 malam. Rumah papan berukuran 5×6 meter itu terbakar saat ditinggal pemiliknya untuk salat magrib.
Informasi yang dihimpun portalsatu.com menyebutkan, sekitar pukul 19.00 WIB Taibah pergi ke rumah tetangganya, M Daud, 54 tahun, untuk menumpang salat magrib, karena di rumahnya tidak ada air untuk berwudhu. Usai magrib, Mahmudiah, 20 tahun, anak M Daud, melihat ada kobaran api dari rumah Taibah yang terus membesar.
“Mahmudiah langsung memberitahukan kejadian itu kepada ayahnya. Dalam sekejap warga berdatangan membawa ember berisi air guna memadamkan api. Tapi api telah membesar dan menghanguskan seluruh isi rumah yang memang terbuat dari papan,” ujar salah seorang warga setempat.
Hal itu dibenarkan Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan, melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi saat dihubungi portalsatu.com via telepon seluler. Ia menyebutkan, sebelum pergi salat, Taibah sedang memasak air dengan kayu bakar.
“Kuat dugaan kayu bakar itu menjadi penyebab kebakaran tersebut. Seluruh isi rumah telah menjadi arang, termasuk 3 ton kayu yang akan digunakan untuk membangun rumah baru yang lebih layak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 40 juta,” kata AKP Teguh.[](bna)


