BANDA ACEH – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menurunkan Regu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Provinsi Aceh dan Brigade Pengendalian Karhutla UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH IV) Aceh dalam rangka menimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat, Sabtu, 6 Juli 2019, pagi. Dilaporkan saat ini karhutla di Aceh Barat semakin meluas, sejumlah titik api terpantau di areal seluas 1.5 KM persegi diperkirakan mencapai 100 Ha.

Hal ini disampaikan Kabid Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam DLHK Provinsi Aceh M. Daud S.Hut, M.Si., yang merangkap sebagai Plt. Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Aceh melalui pesan WhatsApp. Dia mengatakan, pihaknya telah menurunkan 12 personil Brigade Pengendalian Karhutla KPH IV dan 10 personil Darkalhutla Provinsi Aceh. 

“Kita telah menurunkan 2 regu Darkalhutla beserta 1 mobil damkar DLHK Aceh ke lokasi,  saat ini karhutla semakin meluas di Gampong Napai Kecamatan Woyla Barat Kabupaten Aceh Barat yang merupakan wilayah hukum Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Woyla Barat jajaran Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Krueng Woyla KPH IV Aceh,” kata M. Daud. 

Ia menyebut tim kewalahan karena sulitnya mendapatkan sumber air dan minimnya fasilitas yang dimiliki, selain itu titik karhutla ini berbeda dengan titik karhutla yang sedang ditangani BPBD Aceh Barat. 

“Tim Darkalhutla hanya menimalisir penyebaran api, mereka belum bisa memadamkan dikarenakan arealnya terlalu luas yang sebagian besar lahan gambut. Kita melakukan upaya lebih kepada preventif atau pencegahan saja, sementara upaya secara persuasif itu telah disepakati dilakukan oleh BKSDA dan BPBA maupun BPBD setempat, mereka kan mempunyai fasilitas pemadaman yang memadai,” sebutnya. 

Untuk saat ini, katanya, perlu adanya koordinasi seluruh stakeholder di Aceh Barat dengan pihaknya selalu dinas teknis dalam menimalisir pemadaman karhutla ini, kata Daud. 

Sementara itu, Keuchik Gampong Nipai M. Saman mengaku saat ini api di lahan gambut belum padam, diperkirakan lahan terbakar 100 hektare hanya di Kecamatan Woyla Barat sejak sepekan lalu. 

“Faktor hembusan angin membuat api terus merambah dan  membakar hutan gambut, tim BPBD Aceh Barat juga turun hari ini dilokasi yang berbeda,” sebut Keuchik Nipai. 

Ia berharap perlu ditangani dengan serius sebelum kebakaran hutan gambut lebih meluas lagi.[] Rilis