Jumat, Juni 21, 2024

Dua Jemaah Haji Asal...

BANDA ACEH - Dua Jemaah Haji asal Embarkasi Aceh meninggal dunia di Tanah...

Festival Ekonomi Kreatif Seribu...

BLANGKEJEREN - Festival Ekonomi Kreatif Seribu Buki tahun 2024 resmi dibuka Pj Bupati...

Kasat Lantas, Kasat Reskrim,...

LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas,...

PLN Nusantara Power UP...

LHOKSEUMAWE - PT PLN Nusantara Power UP Arun merayakan Hari Raya Iduladha 1445...
BerandaInspirasiDosa Santet Orang,...

Dosa Santet Orang, UAS: Kafirlah Dia!

Mantan istri Caisar, Indadari tengah jadi perbincangan usai unggahannya terkait penemuan ‘biang’ santet berbentuk tulang bayi dengan kain kafan. Sontak saja banyak yang tak percaya dengan hal yang dianggap mistis tersebut.

Suaminya, Andre Saddam lah yang mengungkap penemuan tersebut di dunia maya. Ia menjelaskan bahwa penemuan mayat berbentuk bayi itu usai Indadari menjalani rukiyah.

Menurutnya, Indadari sudah tiga tahun terakhir mengalami penurunan kondisi sehingga harus dirukiyah.

Nyatanya, terdapat santet yang dikirim oleh orang tak bertanggung jawab pada dirinya. Meski begitu, Indadari mengaku sudah memaafkan sosok yang mengiriminya santet.

Baca juga: Indadari Diduga Diguna-guna, UAS Ungkap Sejarah Mengerikan Santet

Terkait santet sendiri, pedakwah kondang, Ustaz Abdul Somad menuturkan bahwa mereka yang mengirim santet akan mendapat dosa besar. Bahkan, pengirim santet bisa dianggap kafir lantaran meminta pertolongan kepada jin.

“Siapa yang pakai dukun, tak diterima solatnya 40 hari 40 malam. Percaya ucapan dukun, kafirlah dia. Jauhilah 7 dosa besar, termasuk sihir,” ujarnya dalam sebuah video singkat di kanal YouTube.

Santet sendiri, menurut UAS, sapaannya, bisa menimpa siapa saja. Bahkan, ulama sekali pun bisa terkena santet dan memicu kematian. Namun, orang muslim yang meninggal dunia akibat santet, dituturkan UAS, akan termasuk mati syahid.

“Ada seorang ulama disantet kena busung. Perutnya berisi air, dikeluarkan, ada lagi airnya sampai meninggal dunia. Ketika setelah meninggal, kuburan mesti dipindah karena sebab tertentu, begitu digali, masih utuh (jasadnya),” paparnya.

UAS juga tak menampik adanya sekelompok manusia yang memang meminta bantuan serta perlindungan pada jin.

Untuk mengusirnya, UAS pun menyarankan untuk banyak berdoa agar kembali ke jalan yang lurus dengan hanya meminta perlindungan kepada Allah SWT.[]sumber:viva

Get notified whenever we post something new!

Continue reading

Dua Jemaah Haji Asal Aceh Meninggal di Arab Saudi, Total Tujuh Orang

BANDA ACEH - Dua Jemaah Haji asal Embarkasi Aceh meninggal dunia di Tanah Suci Arab Saudi, Kamis, 20 Juni 2024. Total sudah tujuh jemaah asal Aceh meninggal dunia.Marhani Binti Muhammad Taib (65), tergabung dalam Kelompok terbang (Kloter) BTJ-02 meninggal...

Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Sejumlah Kapolsek di Lhokseumawe Diganti

LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas, Kasat Reskrim, dan empat Kapolsek di lingkungan Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe, dilaksanakan di lapangan Apel Satya Haprabu Polres setempat, Kamis, 20 Juni 2024.Sertijab itu dilakukan bagian...

PLN Nusantara Power UP Arun Kurbankan Enam Sapi dan Empat Kambing

LHOKSEUMAWE - PT PLN Nusantara Power UP Arun merayakan Hari Raya Iduladha 1445 H dengan mengurbankan enam sapi dan empat kambing. Daging hewan kurban itu dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pekerja perusahaan, 17 Juni 2024.Dari 10 hewan kurban itu,...