BANDA ACEH – Dosen Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh, Dr. Zahraini, S.Pd., M.Pd, dan Dr. Rita Novita, M.Pd,  melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri 37 Aceh Besar, di Jalan Tgk. Imuem Ali, Gampong Meunasah Mesjid Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Aceh.

Zahraini mengatakan, acara tersebut dilakukan pihaknya dalam beberapa tahapan, yaitu pada Sabtu 08 Juli 2023, Minggu 09 Juli 2023, Sabtu 15 Juli 2023, dan Minggu 16 Juli 2023.

“Dalam kegiatan ini, kami menguunakan metode ceramah dan praktik membuat modul yaitu secara tatap muka dan pendampingan di Ruang IT MIN 37 Aceh Besar tersebut,” kata Zahraini.

Kata Zahraini, kegiatan PkM  telah dilaksanakan sesuai dengan rancangan kegiatan pengabdian sebelumnya yang mana dengan melewati beberapa tahap kegiatan. Pada tahap awal, kata Zahraini, tim kegiatan pengabdian melaksanakan diskusi terkait dengan tema pengabdian yang akan dilaksanakan serta menentukan sasaran.

Dalam kegiatan ini, kata Zahrain, yang akan menjadi sasaran adalah guru di MIN 37 Aceh Besar serta guru yang menjadi anggota KKG Kecamatan  Lhoknga, dengan materi dibutuhkan oleh guru sesuai yang diajukan ketua KKG tersebut.

“Berdasarkan hasil koordinasi dan komunikasi tersebut maka didapat informasi bahwasanya salah satu materi yang saat ini menjadi kebutuhan bagi para guru adalah materi mengenai kurikulum merdeka yang mana kurikulum tersebut baru diterapkan. Tim pengabdian tidak hanya memberikan pengenalan mengenai kurikulum merdeka saja, tetapi juga mencoba untuk memberikan pemahaman dan pelatihan mengenai penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka,” kata Zahraini.

Zahraini mengatakan, kurikulum merdeka belajar adalah suatu kurikulum pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Kurikulum merdeka diterbitkan sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran.  Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

“Kelebihan yang paling menonjol dari penerapan kurikulum ini adalah adanya proyek tertentu yang harus dilakukan oleh para peserta didik sehingga dapat membuat mereka menjadi lebih aktif dalam upaya mengeksplorasi diri. Kami harap PkM ini bermanfaat untuk kita semua,” kata Zahraini, yang merupakan lulusan S3 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan tersebut.

Sementara Dr. Rita Novita, M.Pd. sebagai tim PkM dan menjabat sebagai Wakil Rektor I UBBG mengatakan bahwa alangkah baiknya dalam kegiatan PkM dosen juga melibatkan mahasiswa, sebagaimana yang dilakukan pihaknya saat itu.[]

Bagunan sekolah MIN 37 Aceh Besar, di Gampong Meunasah Mesjid Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Aceh. @kemdikbud.go.id