LHOKSEUMAWE – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (Suna) Lhokseumawe, memperluas jejaring akademik internasional melalui partisipasi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) International Community Engagement Program di Malaysia.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang bertujuan memperkuat kompetensi global, berbagi praktik baik di bidang pendidikan, serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi di tingkat internasional, Senin, 29 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi PGMI UIN Suna Lhokseumawe, Dr. Sarah Fazilla, S.Si., M.Pd., tampil sebagai pemateri dengan membawakan materi bertajuk “Smart Digital and Character: Penguatan Literasi Digital untuk Membentuk Karakter Rabbani pada Anak Usia Sekolah Dasar.” Materi ini menekankan pentingnya penguatan literasi digital yang terintegrasi dengan pendidikan karakter islami sebagai bekal bagi peserta didik sekolah dasar dalam menghadapi tantangan era digital.
Dr. Sarah Fazilla menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, bijak, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital.
Menurut Sarah, pembentukan karakter Rabbani harus menjadi fondasi utama agar anak-anak mampu menggunakan teknologi secara produktif tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.
Materi yang disampaikan mendapat sambutan positif dari peserta, karena dinilai relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan literasi digital yang selaras dengan pembentukan karakter peserta didik di lingkungan sekolah dasar.
Selain menjadi forum berbagi keilmuan, kegiatan ini juga menghasilkan capaian penting melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Program Studi PGMI dengan Lembaga Pentadbiran Malah Agricultural Settlement Kampong Bharu Kuala Lumpur (LPMAS), Malaysia. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pelaksanaan berbagai program akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen mengembangkan berbagai kegiatan kolaboratif, seperti seminar internasional, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, pengembangan inovasi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya mendukung internasasionalisasi perguruan tinggi.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Suna, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Program Studi PGMI. Partisipasi Kaprodi PGMI sebagai pemateri pada forum internasional sekaligus terjalinnya kerja sama melalui Implementation Arrangement (IA) merupakan wujud nyata komitmen fakultas dalam memperkuat internasionalisasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kami mengapresiasi kontribusi Ibu Sarah sebagai Kaprodi PGMI yang telah membawa gagasan mengenai penguatan literasi digital dan karakter Rabbani ke forum internasional. Kehadiran beliau sebagai pemateri sekaligus keberhasilan menjalin kerja sama dengan LPMAS Kuala Lumpur merupakan prestasi yang membanggakan bagi fakultas,” ujar Jumat Barus.
Barus berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan serta memperkuat eksistensi PGMI di tingkat internasional. Terjalinnya kerja sama dengan LPMAS Kuala Lumpur menjadi bukti komitmen Program Studi PGMI dalam memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas akademik, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Capaian ini diharapkan semakin memperkuat posisi PGMI sebagai program studi yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global,” ucap Barus.[]





