LHOKSEUMAWE – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara berharap 81 anggota DPRA periode 2019-2024 yang telah diambil sumpah/janji agar bekerja maksimal. Misalnya, anggota dewan harus konsisten dalam pembahasan rancangan qanun dan mengawasi kinerja eksekutif secara serius.
“Jangan hanya sibuk dengan kunjungan kerja atau kunker ke luar daerah. Jadi, target pengesahan qanun harus bisa tercapai sesuai yang diharapkan, jangan saat akhir periode baru mengejar pembahasan qanun,” kata Ketua Umum HMI Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara, M. Atar, kepada portalsatu.com/, Senin, 30 September 2019.
Atar merasa penting mengingatkan itu karena anggota DPRA periode sebelumnya (2014-2019), tugas-tugas mereka dinilai banyak yang molor atau tidak tercapai sesuai target. Baik soal pembahasan qanun maupun hal lainnya yang menyangkut kepentingan rakyat Aceh. “Salah satu yang paling urgen harus menjadi perhatian khusus anggota dewan ke depan adalah menyangkut beberapa perusahaan tambang di Aceh, ini mesti dibahas pada awal periode ini”.
“Misalkan, ada perusahaan tambang di kawasan Gayo dan persoalan PT RPPI (di Aceh Utara), PT EMM maupun sejumlah permasalahan lingkungan lainnya, itu harus menjadi perhatian khusus untuk dibahas oleh DPR Aceh,” ujar Atar.
Atar juga menilai, dari tiga fungsi dewan yakni legislasi, pengawasan dan penganggaran, anggota DPRA 2014-2019 kurang maksimal menjalankan fungsi penganggaran. “Karena dari sejumlah kebijakan saat proses pembahasan anggaran, ada yang tidak tepat sasaran. Misalnya, tentang dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRA sehingga terjadi gejolak di tengah masyarakat”.
“Untuk ke depan kita berharap anggota DPRA yang baru dilantik, agar lebih memaksimalkan fungsinya, baik fungsi pengawasan maupun penganggaran. Supaya proses pembangunan di Aceh dapat berjalan sebagaimana diharapkan,” ungkap Atar.
Soal pokir atau aspirasi, kata Atar, pihaknya berharap anggota DPRA periode baru lebih bijak. “Jangan sampai aspirasi itu hanya untuk kepentingan kelompok mereka atau dewan. Jangan hanya untuk memakmurkan tim-timnya saja, karena selama ini terlihat anggota dewan kita bahwa aspirasinya disalurkan untuk kelompok tertentu. Maka ini juga harus dibenahi oleh para anggota DPRA ke depan,” tegasnya.[]



