MEULABOH – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT. Mifa di gedung dewan setempat, Senin, 6 April 2020. RDP itu membahas upaya pencegahan pandemi Covid-19, karena PT. Mifa dinilai masih mempekerjakan warga asing (Filipina) dalam mengangkut batu bara dari bumi Teuku Umar.

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, S.E, mengatakan RDP dengan PT. Mifa sebagai tindak lanjut temuan Imigrasi terkait warga Filipina di kapal-kapal pengangkut batu bara di perairan Aceh Barat. Dalam rapat, sambung Ramli, dewan turut mengundang pihak Imigrasi Aceh Barat dengan harapan persoalan ini dapat dibahas bersama-sama. 

Sayangnya, ujar Ramli, pihaknya merasa kecewa karena PT. Mita tidak membawa serta rekanan atau vendor mereka yang bergerak di bidang Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di laut (perkapalan). “Kita sebenarnya mau menanyakan langsung, proses kerja dan interaksi dengan orang luar kepada vendor, namun sangat kecewa yang bersangkutan tidak hadir, ada apa sebenarnya ini vendor, kok ngak hadir padahal sudah diundang,” tanya Ramli di ruang rapat.

Ramli kemudian meminta kepada managemen PT. Mifa Bersaudara agar meninjau kembali para vendor mereka tersebut, “Kami meminta pihak perusahaan  Mifa meninjau kembali vendor PBM, kan masih bayak perusahaan lain di Aceh yang bisa juga bekerja,” tegasnya.

Menanggapi permintaan dewan Aceh Barat ini, External Relations, CSR & Corporate Communication Senior Manager PT. Mifa Bersaudara, Azizon Nurza, mengatakan dirinya tidak punya wewenang melakukan evaluasi rekanan PBM PT Mifa. Namun, dirinya akan menyampaikan semua saran dewan tersebut kepada pihak terkait di bidang itu. “Nanti akan kita sampaikan kepada bidang terkait, ini bukan wewenang saya, tapi tadi intinya kita membahas masalah penanganan pencegahan Covid-19,” kata Azizon saat dikonfirmasi terpisah.

Sementara itu, Amiruddin, seorang rekanan atau vendor yang bekerja sebagai PBM batu bara PT. Mifa mengaku dirinya tidak hadir karena tidak diundang, bahkan mengaku tidak tahu acara tersebut. “Tidak ada yang mengundang saya, emang-nya ada acara apa?,” tanya Amir saat dihubungi wartawan.[](Azhar)