LHOKSUKON – Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Zubir HT meminta Pemerintah mempercepat pengisian Basic Data Terpadu (BDT) secara berjenjang kepada camat dan geuchik seluruh gampong yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Hal itu mutlak dipersiapkan karena akan menjadi acuan distribusi bantuan pemerintah, baik pemerintah pusat ataupun daerah.
“BDT itu adalah sistem data elektronik berisi data dan alamat yang memuat informasi sosial dan demografi dari individu, dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia berdasarkan Permensos 10 tahun 2016,” kata Zubir HT, dalam keterangan tertulis via WhatsApp kepada portalsatu.com/, Rabu, 13 Februari 2019.
Zubir menyebutkan, apabila BDT tersebut tidak disiapkan oleh pemerintah sebelum akhir Februari ini, maka akan berdampak fatal bagi masyarakat.
“BDT itu mutlak wajib dipersiapkan oleh geuchik gampong secara berjenjang ke kecamatan dan kabupaten. Karena DBT akan menjadi acuan distribusi bantuan pemerintah pusat dan daerah,” terangnya.
“Sebagaimana kita ketahui, masyarakat miskin di Aceh Utara mencapai 113 Ribu KK/jiwa. Namun yang menerima bantuan pemerintah pusat, baik beras pra sejahtera (rasra) atau PKH hanya 54,5 ribu KK dan 43rb Jiwa/KK penerima bantuan PKH. Artinya, masih tersisa lebih 50 ribu KK/jiwa yang masih belum tersentuh bantuan apapun. Karena 54 ribu KK penerima rasra itu juga merupakan penerima bantuan PKH,” ungkap Zubir.
Maka dapat dipahami, kata Zubir, BDT adalah data rill yang akan dipergunakan Kemensos terkait penyaluran segala bentuk bantuan nantinya.
“Oleh karena itu, saya mengimbau para geuchik di Aceh Utara untuk menyiapkannya sesegera mungkin sebelum 28 Februari ini, sesuai format yang telah diberikan Dinas Sosial Aceh Utara. Saya juga meminta agar pemerintah serius menyikapi kebutuhan data BDT yang dimaksud,” pungkas Zubir HT.[]



