BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh bersama Pemko serta Komisi Pemilihan Independen (KIP) gelar rapat koordinasi terkait dana pengamanan Pilkada. Pertemuan  berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRK, Jumat 10 Juni 2016.

Rapat dipimpin Ketua DPRK, Arief Fadillah didampingi Wakil Ketua Heri Julius. Anggota Banggar yang hadir diantaranya Tasrif, Abdur Rafur, Irwansyah, Farid Nyak Umar dan Mahyiddin serta pengamat, 

Sarifah Munira. Turut pula hadir Sekwan Ansharullah. Komisi Pemilihan Independen (KIP) Banda Aceh, langsung diikuti Munawar Syah Bersama Sekretaris KIP Rahmad Sadali. Sementara  Pemerintah Kota Banda Aceh diwakili Purnama Karya (Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), Bachtiar (Asisten Pemerintahan), dan Iskandar (Kepala Bappeda).

Menurut Arief, rapat pembahasan anggaran ini berlangsung untuk ke tiga kali. Agenda bahasannya, singkronisasi pengajuan anggaran pengamanan Pilkada. “Anggaran ini nantinya akan dipakai sejak  awal tahapan hingga berakhirnya proses Pilkada,” kata Arief.

Dalam rapat,  Munawar Syah menyatakan pihaknya telah memasukkan anggaran pengamanan Pilkada. Budgetnya, dibagi dalam 10 kegiatan dari sejak dimulai hingga berakhir tahapan. 

“Misalnya pengamanan kirap atau penggalangan massa, pengamanan gudang logistik dan kantor,” jelasnya.

Selain KIP Banda Aceh, Polresta juga telah mengajukan anggaran pengamanan Pilkada. Hingga saat ini, belum ditetapkan berapa jumlah anggaran yang digunakan untuk pesta demokrasi mendatang. 

“Rapat kita lanjutkan Senin ini, sehingga anggaran dapat segera ditandatangani,” kata Arief, dalam siaran persnya. 

Dijadwalkan pertemuan Senin 13 Juni 2016 mendatang, juga dihadiri Banggar Dewan, TAPK, KIP dan Kapolresta.[]